Kerugian Banjir dan Longsor Capai Rp138 Miliar, Gubernur Bengkulu: Kami Butuh Bantuan

Demon Fajri, Okezone · Minggu 28 April 2019 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 28 340 2049024 kerugian-banjir-dan-longsor-capai-rp138-miliar-gubernur-bengkulu-kami-butuh-bantuan-uo64RvpkFH.JPG

BENGKULU - Bencana alam yang menerjang provinsi Bengkulu, mengakibatkan kerugian material tidak kurang dari Rp138 miliar. Di mana 184 rumah rusak, 4 unit bangunan fasilitas pendidikan rusak, 40 titik insfrastruktur rusak, baik jalan nasional, provinsi maupun jalan kabupaten.

Bahkan, sarana prasana perikanan dan kelautan ikut rusak yang tersebar dilima daerah di Bengkulu. Terkait hal tersebut, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan, jika pemerintah provinsi (pemprov) Bengkulu, tidak sanggup untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang terkena dampak bencana.

''Kami butuh bantuan. Kalau mengandalkan dana APBD Bengkulu tidak akan sanggup,'' kata Rohidin, Minggu (28/4/2019), saat berada di posko BPBD Provinsi Bengkulu.

Dampak bencana tidak hanya rusaknya sarana dan prasana umum didelapan kabupaten dan kota di provinsi berjuluk ''Bumi Rafflesia'', namun bencana banjir dan tanah longsor juga menyebabkan korban jiwa sebanyak 10 orang, 8 orang meninggal dunia dan 2 orang luka berat dan 2 luka ringan.

Bencana alam tersebut juga menyebabkan warga yang terdampak bencana banjir terserang penyakit kulit, gangguan ISPA dan gatal-gatal. Terkait hal tersebut, Rohidin juga mengharapkan adanya bantuan untuk para korban yang terdampak bencana.

(Baca Juga: 12.000 Jiwa Mengungsi Akibat Bencana Banjir & Longsor di Bengkulu)

Mulai dari beras, makanan siap saji, air bersih, obat-obatan, selimut dan pakaian yang mamsih bisa digunakan. Dalam pemenuhan kebutuhan tersebut, sampai Rohidin, dirinya sudah meminta BUMN/BUMD untu dapat mendistribusikan beras ke korban banjir yang ada didelapan daerah di Bengkulu.

"Posko pengungsian tanggap darurat sudah didirikan. Begitu juga denan dapur umum," demikian Rohidin.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini