nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jabat Presidensi Dewan Keamanan PBB, Indonesia Usung Tema Operasi Penjaga Perdamaian

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 02 Mei 2019 13:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 02 18 2050562 jabat-presidensi-dewan-keamanan-pbb-indonesia-usung-tema-operasi-penjaga-perdamaian-Uj7ayCaq8b.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JAKARTA – Indonesia menerima tanggungjawab sebagai presiden Dewan Keamanan PBB terhitung sejak 1 Mei 2019. Masa kepemimpinan Indonesia ini akan berlangsung selama sekira 1 bulan dan akan berakhir pada 31 Mei 2019.

Kesempatan besar itu digunakan Indonesia untuk mengusung sejumlah agenda di bawah tema besar operasi penjaga perdamaian (peacekeeping operation), “investing in Peace – Menabur Benih Perdamaian”.

“Presidensi kita ini luar biasa tanggung jawabnya dan juga perannya sekaligus memberi kesempatan bagi kita untuk mengangkat isu tertentu sebagai tema presidensi kita selama satu bulan,” kata Direktur Kerja sama Multilateral Kementerian Luar Negeri RI, Febryan Alphyanto Ruddyard kepada media, Kamis (2/5/2019).

“Tema besar itu akan dijadikan dasar bagi berbagai signature event yang nanti kita gelar.”

BACA JUGA: AS dan Rusia Tanggapi Kepresidenan Indonesia di Dewan Keamanan PBB

Sepanjang masa presidensi ini, Indonesia akan menggelar sejumlah agenda terkait tema besar yang diusung yaitu: Debat Terbuka “Investing in Peace: Improving Safety and Security of UN Peacekeeping” pada 7 Mei; Debat Terbuka tentang perlindungan warga sipil dalam konflik bersenjata (Protection of Civilians in Armed Conflicts) pada 23 Mei; dan Pameran Foto “Investing in Peace” pada 6-17 Mei.

Selain acara-acara terkait tema besar tersebut, Indonesia juga akan menggelar acara terkait isu penting lain yang diusung, yaitu isu Palestina melalui sebuah diskusi informal “Arria Formula” pada 9 Mei.

Sepanjang keanggotaannya di Dewan Keamanan PBB pada periode 2019-2020, Indonesia akan mendapatkan dua kesempatan untuk memimpin atau menjadi presiden Dewan Keamanan. Kesempatan pertama pada Mei 2019 saat ini tengah berjalan, sementara kesempatan kedua akan datang pada Agustus atau September 2020.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini