nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

UTBK Peserta Disabilitas Akan Gunakan Metode Screen Reader

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 03 Mei 2019 18:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 03 65 2051204 utbk-peserta-disabilitas-akan-gunakan-metode-screen-reader-3tmnjlgZsx.jpeg Konferensi Pers UTBK (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2019 bagi peserta disabilitas tunanetra untuk gelombang pertama akan berlangsung besok, Sabtu (4/5/2019). Dalam kesempatan itu, peserta akan menggunakan metode screen reader dalam menghadapi ujian.

Metode screen reader merupakan perangkat lunak yang diadopsi oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) untuk aksesibiiitas bagi peserta tunanetra. Nantinya, tulisan yang tertera di layar komputer akan terjemahkan melalui suara oleh sistem.

"Penggunaan sistem ini membuat persiapan dan pengembang lebih cepat dan mudah. Selain itu, infrastruktur yang dibutuhkan juga lebih efisien ketimbang dengan media braile," jelas Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dalm konferensi pers di Gedung Kemenristikdikti, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Baca Juga: Curhat Peserta UTBK : Tak Ada Kendala Teknis, Hanya Sulit Mengerjakan Soal

Menurutnya, penerapan sistem ini juga memberikan asas kesetaraan bagi peserta tunanetra. Selain itu, sebagian besar siswa tunanetra juga telah akses teknologi asistif.

"Aplikasi ini juga sudah dicobakan pada 23 penyandang tunanetra. Hasilnya baik, namun masih ada kesulitan pada pengerjaan soal matematika," jelas dia.

Secara rinci Nasir menjelaskan, karakter UTBK untuk peserta tunanetra yakni semua materi dinarasikan dalam bentuk audio berupa bahasa. Item soal juga telah diakomodasi berdasarkan kemampuan dan keterbatasan tunanetra.

Kemudian, materi tes setara dengan peserta yang dapat melihat, waktu pengerjaan soal yang disediakan pun sama dengan peserta lain. Namun jumlah soalnya dikurangi.

utbk

"Seperti soal untuk ujian Soshum soalnya 60 dari yang umum sebanyak 100. Lalu yang ujian Saintek soalnya 40 dari yang biasanya 80," kata Ketua LTMPT Ravik Karsidi dalam kesempatan yang sama.

Selain itu, teks bacaan tidak lebih dari 3 paragraf dan menghindari kata-kata visual. Kemudian gambar, tabel, atau grafik dinarasikan atau dimodifikasi dan sistem operasinya menggunakan keyboard, tanpa mouse.

"Tapi besok kami pastikan kalau ada siswa yang tidak kuasai teknologi akan kami dampingi. Tapi sejauh ini yang kami verifikasi peserta sudah biasa gunakan metode screen reader," kata dia.

Bagi para siswa yang ingin mengasah kemampuan dalam tes UTBK bisa mengikuti uji coba secara gratis, silakan klik di sini : Try Out Online UTBK SBMPTN 2019.

(rhs)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini