BPN Tanggapi Isyarat Demokrat Akan Keluar dari Koalisi Usai Pilpres 2019

Fadel Prayoga, Okezone · Sabtu 04 Mei 2019 07:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 04 605 2051392 bpn-tanggapi-isyarat-demokrat-akan-keluar-dari-koalisi-usai-pilpres-2019-CePsviK7BV.jpg BPN Prabowo Sandi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria mengatakan, ketika pilpres selesai, pihaknya berharap Partai Demokrat masih bisa bergabung ke dalam koalisi. Sebab, ia cukup menyesalkan bila partai berlambang bintang mercy itu hanya solid ketika menyongsong pilpres, tapi setelah itu memilih keluar.

“Tentu harapannya koalisisi ini tidak hanya sampai di pemilu,” ujarnya kepada Okezone, Sabtu (4/5/2019).

Menurut dia, alangkah baiknya partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tetap ke dalam koalisi bersama PKS, PAN dan Berkarya. Sebab, komitmen yang sudah terjalin sejak awal itu memang bertujuan untuk membangun bangsa dan negara lebih baik ke depannya.

“Tapi tentu harapannya bekerja sama dan kontribusi untuk kepentingan bangsa dan negara ke depan. Silaturahmi oleh para pimpinan dan jajarannya harus terus terjalin. Saya kira itu sesuatu yang baik,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, nantinya akan ada silaturahmi dengan jajaran pimpinan parpol untuk menentukan langkah terbaik dalam menyikapi hasil pilpres. Namun, ia tak menjelaskan detail waktu pertemuan tersebut.

“Ya, nanti dilihat ada bentuk kerja sama yang lain, yang kita wujudkan bersama dalam rangka membangun Indonesia,” kata dia.

Baca Juga: TKN Akan Tampung PAN dan Demokrat Jika Keluar dari BPN

Ahmad Riza Patria

Riza menyatakan, hingga kini komunikasi dengan seluruh partai koalisi berlangsung dengan baik. Ia meyakini, parpol pendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 akan tetap solid.

“Komunikasi dengan Demokrat baik. Jadi kami setiap hari komunikasi dan rapat barang, semuanya koalisi adil makmur solid. Untuk keputusan-keputusan diambil secara bersama,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, Pemungutan suara Pilpres 2019 sudah berlangsung pada Rabu, 17 April 2019 lalu. Setelah itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan mengumumkan pemenang pesta demokrasi itu pada 22 Mei mendatang. Pengumuman itu akan dimanfaatkan Partai Demokrat, untuk melakukan manuver berupa keluar dari BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Ya belum tentu (kembali ke BPN). Akan ada lagi keputusan baru,” kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan kepada Okezone, Sabtu (4/5/2019).

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini