nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria Asal Lumajang Ditangkap saat Bawakan Ganja untuk Adiknya di Rutan Bangli

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Kamis 09 Mei 2019 11:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 09 244 2053421 pria-asal-lumajang-ditangkap-saat-bawakan-ganja-untuk-adiknya-di-rutan-bangli-41c0pH7Okl.jpg Pengungkapan kasus ganja di Rutan Bangli. (Foto: Ina/Balipost)

BANGLI – Haqi DS (27), pria asal Lumajang, Jawa Timur, diamankan aparat kepolisian di halaman parkir Rutan Kelas II B Bangli, Bali. Ia kedapatan membawakan ganja untuk adiknya yang tengah mendekam di dalam rutan. Dari tangan pelaku, polisi menyita satu paket ganja yang disimpan di dalam sebuah bungkus rokok.

Mengutip dari Balipost, Kamis (9/5/2019), Wakapolres Bangli Kompol Made Krisnha yang didampingi Kasubag Humas AKP Sulhadi dan Kasatres Narkoba Iptu I Gede Sudiarna Putra pada Rabu 8 Mei 2019 menjelaskan bahwa HAQI DS ditangkap pada Selasa 7 Mei, sekira pukul 12.30 wita.

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan petugas, pelaku kedapatan menyimpan narkotika golongan I jenis ganja sebanyak satu plastik klip di dalam bungkus rokok. Rokok tersebut disimpan pelaku di dalam saku celana sebelah kanan yang digunakannya.

(Baca juga: Gerebek Rumah Kos di Depok, BNN Amankan 400 Kg Ganja)

Kepada polisi, pelaku yang berprofesi sebagai pekerja swasta itu mengaku ganja yang dibawa hendak diberikan kepada adiknya berinisal AM yang tengah ditahan di dalam rutan. Berdasarkan barang bukti tersebut, tim selanjutnya melakukan penggeledahan di rumah kos pelaku di wilayah Panjer, Denpasar.

Dari rumah kos itu, petugas berhasil mengamankan ganja yang dibungkus dengan satu lembar kertas di dalam sepatu milik pelaku. Total barang bukti ganja yang berhasil diamankan seberat 7,05 gram bruto atau 6,45 gram neto.

Ilustrasi penangkapan. (Foto: Shutterstock)

Selain mengamankan barang bukti berupa ganja, polisi juga membawa satu handphone, tiga kertas rokok atau papir, satu sepatu, satu celana training, satu lembar kertas pembungkus ganja, dan satu bungkus rokok.

"Atas perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar Pasal 111 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 Tahun dan denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar," kata Kompol Krisnha.

(Baca juga: Model Cantik Belarusia Dipenjara di Bali Setelah Terbukti Membawa Ganja)

Kasatres Narkoba Iptu I Gede Sudiarna Putra menambahkan, berdasarkan pengakuan pelaku, barang bukti ganja tersebut didapat setelah membelinya dari seseorang berinisal AD. Modusnya, pelaku melakukan transaksi membeli barang tersebut lewat HP kemudian mengambilnya di wilayah Sanur dengan sistem tempelan.

"Ganja yang dibelinya itu setelah sampai di rumah dipecah jadi dua. Satunya rencananya dibawa untuk diberikan ke adiknya yang ada di dalam rutan, satu lainnya dikonsumsi," kata Iptu Sudiarna.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku mulai menjadi pemakai ganja sejak setahun terakhir. Soal rencana membawakan ganja untuk adiknya di dalam rutan juga diakui pelaku baru pertama kali dilakukan.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini