Umbas menambahkan, pihaknya melihat ada penggiringan opini bahwa kecurangan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) terjadi saat Pilpres 2019. Sekali lagi, kata dia, fakta harus dijadikan acuan bersama.
"Sekarang pleno kabupaten/kota hampir rampung. Sama sekali tak ada temuan TSM. Mari hentikan segala halusinasi yang dipaksa menjadi hal rasional untuk mengelabui publik. Hampir dalam setiap pleno rekapitulasi, tokoh-tokoh agama dan masyarakat justru memuji dan mengapresiasi Pilpres 2019 yang transparan," urai dia.
"Semua bisa akses data dan rekapitulasi suara. Ini bukti nyata transparansi. Kebenaran tentu saja akan berdiri tegak, tak peduli seberapa kuat kalian megguncangkannya," sambung Umbas.
Baca Juga: Kawal Pleno, Massa Pendukung PDIP dan Gerindra "Kepung" KPU Tangsel
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.