"Karena mungkin yang dimaksud pelaku itu, dianggap dia (Taih) sudah di Polres. Okelah saya anggap itu (pelaku) orang saya lah. Tapi dia melakukan atau tidak, saya tidak tahu, belum jelas seperti apa. Lagipula nanti kan ada pembuktian, kalau memang kader saya atau partai lain," paparnya.
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi itu menegaskan hubungan koalisi dengan Nasdem tetap berjalan baik meski dibumbui insiden pengeroyokan tersebut.
"Ketika bicara Nasdem, itu adalah koalisi kami, makanya kami dari kemarin tidak mau bicara. Cuma saya sudah bicara dengan pimpinan-pimpinan Nasdem," pungkasnya.
Sebelumnya, Taih Minarno dikabarkan dikeroyok sejumlah orang tak dikenal (OTK) usai memantau hasil pleno. Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka-luka di bagian wajah, lengan serta tulang iga. Aksi pengeroyokan itu pun dilaporkan korban ke Polres Metro Bekasi dengan nomor LP/356-SPKT/K/V/2019/Restro Bekasi. (kha)
(Fetra Hariandja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.