nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Numpang Menginap di Rumah Warga, Pria Ngaku TNI Bawa Kabur Laptop

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 13 Mei 2019 06:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 13 609 2054853 numpang-menginap-di-rumah-warga-pria-ngaku-tni-bawa-kabur-laptop-2knXTRnjMQ.JPG Pencuri laptop yang mengaku sebagai anggota TNI diciduk polisi (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

MAKASSAR - Tim Khusus Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menciduk seorang pencuri laptop yang mengaku sebagai anggota TNI. Pelaku yang diketahui bernama Setiawan Sudianto alias Akbar (25) mengaku sebagai anggota TNI saat hendak ditangkap polisi di Jalan Landak, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 12 Mei 2019 kemarin.

Saat diminta petugas menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA), pelaku tak bisa menunjukkannya. Penangkapan bermula saat Timsus Polda Sulsel mendapat laporan dari Polres Sinjai bahwa buronan pencuri laptop sedang berada di Kota Makassar.

Kanit Timsus Polda Sulsel, Ipda Arthenius MB lalu memerintahkan anggotanya untuk menangkap pelaku. Arten demikian dia karib disapa berujar bahwaberdasarkan laporan polisi tersebut anggota Polres Pinrang berkoordinasi dengan Tim Khusus Polda Sulsel. Kemudian anggota melakukan penyelidikan bermodal ciri-ciri pelaku. Setelah dilakukan penyelidikan lantas diperoleh informasi bahwa pelaku berada di Jalan Landak.

"Kemudian anggota bergerak cepat ke Jalan Landak untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka. Saat pelaku ditangkap mengaku (anggota) TNI dari Armed (Artileri Medan-red). Setelah diamankan tersangka dibawa ke Posko Tim Khusus untuk dilakukan introgasi," ucapnya kepada Okezone.

Ilustrasi Pencurian

Dari hasil interogasi, pelaku awalnya datang ke rumah korban di Kabupaten Pinrang sembari mengaku sebagai anggota TNI AD dari Satuan Armed Kotamobagu. Saat itu pelaku meminta izin untuk menumpang istirahat dan menginap satu malam di rumah korban.

"Jadi setelah satu malam menginap di rumah korban di Pinrang kemudian tersangka mengambil sebuah laptop bersama charger-nya di rumah korban yang kebetulan laptop tersebut disimpan di keranjang pakaian," tuturnya.

Arten menambahkan, usai berhasil mengambil laptop tersebut, pelaku meminta izin meninggalkan rumah dengan alasan ingin melanjutkan perjalanan ke Kota Makassar.

Setelah sampai di Kota Makassar tersangka menjual laptop tersebut sebesar Rp2 juta. Polisi menyita barang bukti uang tunai senilai Rp1 juta dari hasil sisa penjualan laptop dari penangkapan tersebut.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini