nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seorang Ayah di China Kirim Helikopter ke Sekolah Untuk Tugas Sains Putrinya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 21:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 14 18 2055572 seorang-ayah-di-china-kirim-helikopter-ke-sekolah-untuk-tugas-sains-putrinya-5yC1sIaI3P.jpg Foto: QQ.

BEIJING – Seorang ayah di Beijing mengirim helikopter ke sekolah putrinya untuk memenuhi tugas sainsnya. Tindakan sang ayah ternyata memicu diskusi yang panas di media sosial Negeri Tirai Bambu.

Seorang warganet pekan lalu mem-posting foto yang memperlihatkan para siswa bermain di dekat sebuah helikopter yang diparkir di taman bermain sebuah sekolah dasar.

Menurut keterangan warganet yang dikutip Beijing Youth Daily, helikopter itu dikirim ke Sekolah Dasar Fengdan Experimental di Distrik Haidian, Beijing oleh ayah seorang siswi sebagai bagian dari festival sains sekolah, di mana putrinya ditugaskan untuk mempelajari prinsip-prinsip kerja helikopter.

Warganet mengatakan bahwa siswi itu memenangi hadiah untuk peringkat pertama dalam festival sains tersebut.

Sang ayah, yang bermarga Chen diketahui memiliki perusahaan tur wisata helikopter. Chen mengatakan dua karyawannya menerbangkan helikopter itu ke sekolah atas undangan sekolah. Foto dan video dari festival sains itu menyebar di internet.

Warganet memiliki reaksi beragam atas kehadiran helikopter sang ayah dalam festival sains siswinya.

Beberapa warganet tidak menyukai tindakan sang ayah, karena percaya bahwa ia memamerkan kekayaannya. Sementara beberapa warganet lainnya memujinya, mengatakan bahwa tindakan sang ayah memberi siswa lain kesempatan untuk melihat helikopter sungguhan dari dekat.

"Kebanyakan orang tua tidak memiliki kemampuan untuk memberi anak-anak pelajaran tentang helikopter seperti yang dilakukan ayah itu. Mengapa kita harus mengkritik seseorang yang memiliki kemampuan dan ingin berbagi dengan anak-anak lain?" seorang warganet yang diidentifikasi sebagai CHcathrine berkata di media sosial sebagaimana dilansir China Daily, Selasa (14/5/2019).

Sang ayah pada Minggu mengatakan kepada Beijing Youth Daily bahwa ia telah memperoleh izin sebelum penerbangan, dan helikopter tiba di sekolah dan pergi pada 10 Mei. Pemerintah Beijing memberlakukan larangan terbang bagi pesawat kecil dari 11-16 Mei untuk memastikan keamanan Konferensi Dialog Peradaban Asia yang berlangsung di ibu kota pada 15 Mei.

Dia menambahkan bahwa dia menerima undangan sekolah karena dia pikir itu akan membantu anak-anak menguasai pengetahuan tentang pesawat.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini