TKN Anggap Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi Didoktrin dan Terprovokasi

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Selasa 14 Mei 2019 07:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 14 605 2055336 tkn-anggap-pria-yang-ancam-penggal-kepala-jokowi-didoktrin-dan-terprovokasi-RhptGL9V8X.jpg Cuplikan Video Pemuda Ancam Penggal Kepala Jokowi saat Demo di Bawaslu (foto: Ist)

JAKARTA - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding turut berkomentar terkait pernyataan Hermawan Susanto, tersangka kasus pengancaman terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari lalu.

Menurutnya, pernyataan untuk memenggal kepala Jokowi dikarenakan terpengaruh suasana dan juga telah terdoktrin. Sehingga, mudah terprovokasi dan memiliki rasa benci yang mendalam.

Baca Juga: Viral Video Pemuda Ancam Penggal Kepala Jokowi saat Demo di Bawaslu 

“Ya kan bisa karena didoktrin, bisa karena terpengaruh suasana. Ya begitu itu lah kira-kira,” ujar Abdul Kadir Karding kepada Okezone, Selasa (14/5/2019).

Penangkapan Pelaku Pengancam Penggal Kepala Jokowi (foto: Ist) 

“Terpengaruh suasana kan karena selama ini diprovokasi ya, jadinya seperti itu. Jadi dia kebenciannya sudah mendalam, karena pengaruh hoaks, mungkin juga ada doktrin-doktrin orang tertentu dan sebagainya,” sambung dia.

Kendati demikian, terkait apakah ada dalang atau tidak di belakang yang mempengaruhi tersangka, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu tetap menyerahkan mekanismenya kepada pihak yang berwajib, yakni kepolisian.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi 

“Ya kalau dalang yang disengaja dalam artian diatur gitu saya kurang paham ya. Tetapi ini kan karena provokasi-provokasi, jadi kemudian masyarakat jadi terprovokasi untuk melakukan itu,” terang Karding.

“Ya saya kira yang ada saja. Kalau soal itu kan saya kira kepolisian punya caranya sendiri. Kalau saya tidak bisa mengomentari terlalu jauh soal itu,” timpalnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini