nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Trump Bantah Ada Rencana Pengiriman 120.000 Pasukan AS untuk Hadapi Iran

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 10:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 15 18 2055865 trump-bantah-ada-rencana-pengiriman-120-000-pasukan-as-untuk-hadapi-iran-8OyzC41ZKQ.jpg Presiden AS, Donald Trump. (Foto: Reuters).

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa membantah laporan dari New York Times yang mengatakan bahwa pejabat pertahanan AS telah mendiskusikan rencana untuk mengirimkan 120.000 pasukannya ke Timur Tengah untuk menghadapi Iran. Trump menyebut laporan itu sebagai “berita palsu”.

"Saya pikir ini berita palsu, oke? Sekarang, akankah saya melakukan itu? Tentu saja. Tapi kami belum merencanakan untuk itu. Semoga kita tidak harus merencanakan untuk itu. Dan jika kami melakukan itu, kami akan mengirim pasukan yang jauh lebih banyak dari itu, "kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (15/5/2019).

BACA JUGA: AS Rencanakan Pengiriman 120.000 Pasukan ke TimTeng untuk Hadapi Iran

Sebelumnya, New York Times melaporkan bahwa Penjabat Sementara Menteri Pertahanan Patrick Shanahan telah mempresentasikan rencana tersebut dalam sebuah pertemuan para pejabat tinggi keamanan nasional pekan lalu. Rencana yang disampaikan Shanahan melibatkan pengiriman 120.000 tentara AS ke Timur Tengah jika Iran menyerang pasukan AS atau mempercepat pekerjaan program senjata nuklirnya.

Times mengutip beberapa pejabat pemerintah melaporkan bahwa rencana yang diperbarui yang disampaikan Shanahan itu tidak menyerukan invasi ke Iran, yang akan membutuhkan lebih banyak pasukan.

Beberapa pejabat pertahanan AS yang hadir pada pertemuan Kamis adalah Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton, Direktur CIA Gina Haspel, Direktur Intelijen Nasional Dan Coats, dan Pimpinan Kepala Staf Gabungan, Jenderal Jenderal Joseph Dunford.

(dka)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini