nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Senat Alabama Sahkan RUU Pelarangan Aborsi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 15 Mei 2019 14:14 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 15 18 2056008 senat-alabama-sahkan-ruu-pelarangan-aborsi-4q68IvpPbI.jpg Aktivis pro-aborsi melakukan demonstrasi di depan gedung parlemen Alabama. (Foto: Reuters)

MONTGOMERY - Anggota parlemen Alabama mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) yang hampir melarang aborsi secara total di negara bagian itu. RUU tersebut akan menjadi undang-undang terkeras terkait aborsi yang diberlakukan di Amerika Serikat (AS).

Senat Alabama menyetujui undang-undang itu dengan 25 suara berbanding 6, menolak pengecualian untuk kasus pemerkosaan atau inses. Demikian diwartakan BBC, Rabu (15/5/2019).

RUU itu akan diajukan kepada Gubernur Kay Ivey yang berafiliasi dengan Partai Republik. Dia belum mengatakan apakah dia akan menandatanganinya, tetapi Ivey dipandang sebagai penentang kuat aborsi.

Aktivis berharap undang-undang itu akan menantang keputusan Mahkamah Agung 1973 yang melegalkan aborsi di AS.

RUU tersebut sebelumnya juga telah disahkan dengan suara 74 berbanding 3 di DPR Alabama bulan ini. Menurut RUU itu aborsi hanya diperbolehkan dalam kondisi tertentu untuk menjaga kesehatan ibu.

Organisasi Nasional untuk Perempuan menyebut larangan itu "tidak konstitusional" dan mengatakan itu adalah "upaya transparan untuk menggalang dukungan politik bagi para calon legislatif anti-aborsi dalam pemilihan mendatang".

Di bawah undang-undang Alabama tersebut, penyediaan jasa aborsi pada setiap tahap dalam kehamilan akan menjadi kejahatan kelas A. Dokter dapat menghadapi 10 tahun penjara karena berusaha mengakhiri kehamilan dan 99 tahun karena benar-benar melaksanakan prosedur aborsi.

Seorang wanita yang melakukan aborsi tidak akan dianggap bertanggung jawab secara pidana. RUU itu akan memungkinkan aborsi dilakukan dalam kasus-kasus di mana kehidupan sang ibu berada dalam risiko serius.

Jika disahkan ke dalam hukum oleh Gubernur Ivey, RUU Alabama itu akan menjadi salah satu dari lebih dari 300 undang-undang yang menantang akses aborsi di AS. RUU itu datang di tengah gelombang langkah-langkah anti-aborsi di ibu kota negara bagian yang dikontrol Partai Republik di seluruh AS.

(dka)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini