nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minta Warganet Memilih Mati atau Hidup, Remaja Malaysia Bunuh Diri

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 18 Mei 2019 15:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 18 18 2057325 minta-warganet-memilih-mati-atau-hidup-remaja-malaysia-bunuh-diri-hYj82ikpHW.jpg Ilustrasi jajak pendapat Instagram. Foto/Blogtechtips

SARAWAK - Seorang remaja bunuh diri setelah memposting jajak pendapat di Instagram meminta pengikutnya untuk memilih apakah dia harus hidup atau mati.

Davia Emelia bunuh diri di rumahnya di Sarawak, Malaysia, setelah 69 persen peserta dalam pemungutan suara mendukung kematiannya.

Gadis 16 tahun itu ditemukan tewas di sebuah toko berlantai tiga sekitar pukul 8 malam pada Selasa 14 Mei.

Ia mengeluarkan jajak pendapat di Instagram dengan pertanyaan “Sangat Penting, Bantu Saya Memilih D / L”, hanya beberapa jam sebelum kematiannya.

“D / L” berarti “Mati/ Hidup”, dan jajak pendapat telah menunjukkan 69 persen dari pengikut gadis itu memilih 'D', kata kepala polisi distrik Aidil Bolhassan.

"Kami sedang melakukan autopsi untuk menentukan apakah ada faktor lain dalam kematiannya," katanya, seraya menambahkan bahwa gadis itu memiliki riwayat depresi.

BacaTidurnya Terganggu karena Pengeras Suara, Pria di Malaysia Tikam Imam Masjid

BacaKasus Penyiksaan TKI Adelina yang Dipaksa Tidur dengan Anjing: Pengadilan Malaysia Bebaskan Majikan

Sepupunya berbagi foto berjam-jam kemudian di kisah Instagram Davia yang memperlihatkan tubuh di tanah yang dikelilingi oleh petugas.

“Baru saja kalian memilih D dan ini terjadi ... bahagia sekarang?”, tulsinya.

Seorang tetangga mengatakan kepada media lokal bahwa Davia anak yang rajin belajar dan sering memabwa buku.

Bolhassan mengatakan Davia telah memposting pesan di Facebook sebelum posting Instagram, “Ingin Berhenti Hidup BANG*** Saya Telah Lelah.”

Bolhassan menduga Davia depresi setelah ayah tirinya menikahi seorang wanita Vietnam dan jarang kembali ke rumah.

Instagram meninjau akun Davia dan menemukan bahwa jajak pendapat, yang berlangsung selama 24 jam, berakhir dengan 88% persen suara untuk 'L', kata Wong Ching Yee, kepala komunikasi Instagram di Asia-Pasifik.

Aidil, bagaimanapun, mengatakan bahwa jumlah jajak pendapat mungkin telah berubah setelah berita kematian gadis itu menyebar.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini