nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sikap PWNU Jatim Terkait Aksi Kedaulatan Rakyat 22 Mei

Fadel Prayoga, Okezone · Senin 20 Mei 2019 21:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 20 519 2058157 sikap-pwnu-jatim-terkait-aksi-kedaulatan-rakyat-22-mei-HaV0IdDgVJ.jpg ilustrasi

JAKARTA - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memutuskan aksi kedaulatan rakyat yang rencananya digelar pada 22 Mei di KPU RI dan Bawaslu RI, sebuah kegiatan yang sebaiknya tidak dilakukan.

Surat keputusan itu bernomor 209/PW/A-II/L/V/2019 dan diputuskan dalam Bahtsul Masail atau musyawarah untuk menyikapi kelompok yang menolak hasil pemilu dengan dalih kedaulatan rakyat.

Katib Suriah PWNU Jawa Timur, KH Syafrudin Syarif mengatakan, dalam perspektif fikih unjuk rasa menolak hasil pemilu tidak diperbolehkan, karena terdapat tujuan, tindakan atau dampak yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan atau syariat.

Gedung KPU mulai dijaga ketat antisipasi aksi 22 Mei

(Baca Juga: Purnawirawan TNI-Polri Serukan 8 Sikap Terkait Pemilu 2019)

Selain itu, kata dia, ia menilai kegiatan itu dapat menyulut terjadinya konflik sosial, perang saudara dan dapat mengganggu keamanan nasional.

"Karena tindakan tersebut dapat mengarah pada tindakan makar dan mengacaukan keamanan nasional," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (20/5/2019).

Ia meminta kepada seluruh elite politik dan tokoh agama untuk memberi edukasi ke masyarakat agar tidak terprovokasi oleh gerakan tersebut.

"Serta mendukung penuh aparat keamanan untuk mengambil tindakan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini