Jokowi-Ma'ruf Menang Pilpres, BPN Pertimbangkan Ajukan Gugatan ke MK

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 21 Mei 2019 06:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 21 605 2058226 jokowi-ma-ruf-menang-pilpres-bpn-pertimbangkan-ajukan-gugatan-ke-mk-ZgeQylQG17.jpg Ahmad Riza Patria (foto: Okezone)

JAKARTA - Capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin keluar sebagai pemenang Pilpres 2019 dengan perolehan suara sebesar 85.607.362. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mempertimbangkan untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ya nanti sedang pertimbangkan apakah kita akan menggunakan hak politik hukum kita ke MK atau tidak. Akan kita putuskan dalam beberapa hari ini ya. Kita punya waktu tiga hari ke depan," kata Juru debat BPN Prabowo-Sandiaga, Ahmad Riza Patria kepada Okezone, Selasa (21/5/2019).

Menurut dia, pihaknya memiliki bukti-bukti yang cukup untuk membuktikan kecurangan terjadi di Pilpres 2019.

"Kami juga punya catatan sendiri, kemudian punya data sendiri. Ini kan karena banyaknya kecurangan-kecurangan yang ada, yang sudah kita kritisi selama ini, cuma tidak ditanggapi dan direspon," ujarnya.

 Prabowo dan Jokowi

Apabila keputusan petinggi BPN nanti tidak melanjutkan hasil Pilpres 2019 ini ke MK, maka pihaknya akan turun ke jalanan bersama rakyat untuk memperjuangkan keadilan yang selama ini telah dirampas.

"Kita berjuang bersama rakyat dengan memperjuangkan aspirasi masyarakat," kata dia.

Seperti diketahui, KPU RI mengumumkan pemenang perhelatan Pilpres 2019. Hasilnya, Capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin memenangkan pesta demokrasi lima tahunan itu dengan perolehan suara sebesar 85.607.362. Sementara lawannya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya 68.650.239.

Jokowi unggul pada 21 provinsi, yakni Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, Kalimantan Barat, DIY, Kalimantan Timur, Lampung, dan Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, dan Papua.

Sedangkan, Prabowo unggul di 13 provinsi, yakni Bengkulu, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Banten, NTB, Aceh, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Riau.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini