JAKARTA - Polisi mengamankan satu unit mobil Ambulans berlogo Partai Gerindra, dengan membawa bongkahan batu yang diduga kuat untuk logistik massa saat kerusuhan dengan aparat kepolisian pada saat 21 dan 22 Mei.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengungkapkan, pengendara mobil pengangkut jenazah tersebut diupahi oleh seseorang sebesar Rp1,2 juta untuk biaya operasional tersebut. Dalam hal ini, polisi menangkap tiga orang tersangka.
"Jadi di dalam perjalanan dibekali uang Rp1,2 juta untuk operasional," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Hingga saat ini, para pelaku belum mengaku bagaimana caranya batu itu ada di dalam sana. Mereka berdalih tidak tahu kalau mobil yang mereka bawa berisi batu.
"Dari pelaku belum berikan keterangan batu itu yang masang siapa, yang bawa siapa," ujarnya.
Polisi sebelumnya menyatakan mobil ambulans berlogo Partai Gerindra yang membawa batu pada aksi 22 Mei 2019 di Jakarta diduga terdaftar atas nama PT Arsari Pratama milik adik Prabowo Subianto.
Untuk diketahui, PT Arsari Pratama merupakan perusahaan milik Hashim Sujono Djojohadikusumo, adik Prabowo. Sedangkan Komisaris PT Arsari Pratama adalah Aryo Djojohadikusumo, anggota DPR Fraksi Partai Gerindra, anak Hashim sekaligus keponakan Prabowo.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.