nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dukung Taliban, Warga AS Bebas Setelah Jalani Hukuman 17 Tahun Penjara

Agregasi VOA, Jurnalis · Jum'at 24 Mei 2019 09:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 24 18 2059773 dukung-taliban-warga-as-bebas-setelah-jalani-hukuman-17-tahun-penjara-KanMMiTxfe.jpg John Walker Lindh meninggalkan penjara di Terre Haute, Indiana, 23 Mei 2019. (Foto : Reuters)

SEORANG warga negara Amerika Serikat (AS), yang dituduh memberi dukungan kepada Taliban, telah dibebaskan dari penjara.

John Walker Lindh, yang juga dikenal sebagai “the American Taliban” dibebaskan dari penjara federal di Terre Haute, Indiana, Kamis, setelah menjalani 17 tahun dari hukuman penjara 20 tahun.

Lindh ditangkap ketika berlangsung invasi Amerika ke Afghanistan pada 2001. Lindh kemudian diadili di pengadilan federal.

"Mengingat kejahatan terdakwa yang jarang ditemukan, dan riwayat pribadinya yang unik, petugas probasi baru-baru ini minta pengadilan memberlakukan syarat-syarat khusus tambahan dari pembebasannya yang disupervisi," demikian ditulis oleh Hakim TS Ellis III dalam dokumen pengadilan yang diserahkan April lalu.

Pada 2002 Lindh mengaku bersalah atas dua tuduhan kejahatan, menyediakan dukungan untuk Taliban, serta membawa sebuah senapan dan granat.


Baca Juga : Pemuda 20 Tahun Ancam Bom Trump Tower via Instagram

Hakim Ellis memerintahkan Lindh dilarang punya akses ke Internet tanpa izin dari petugas probasi, tidak boleh menonton atau mengakses video terkait ekstremisme atau terorisme, serta harus mengizinkan petugas probasi memantau penggunaan internetnya.

Lindh, usia 38 tahun, pindah dari agama Katolik ke Islam ketika berusia 16 tahun. Dia melakukan perjalanan ke Yaman pada usia 17 tahun untuk belajar bahasa Arab. Dia kemudian pergi ke Pakistan dan Afghanistan, serta menjadi relawan Taliban di sebuah kamp pelatihan al-Qaida.


Baca Juga : Penjahat Perang Sipil Somalia Bekerja Sebagai Sopir Uber di AS

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini