nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lahir Tanpa Lengan, Perempuan di Arizona Dapatkan Lisensi Menerbangkan Pesawat dengan Kaki

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 24 Mei 2019 21:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 24 18 2059957 lahir-tanpa-lengan-perempuan-di-arizona-dapatkan-lisensi-menerbangkan-pesawat-dengan-kaki-wW608OzEkH.jpg Jessica Cox. (Foto: Screengrab Facebook).

ARIZONA - Seorang wanita asal Arizona berhasil melewati segala rintangan agar dapat menjadi pilot berlisensi pertama di Amerika Serikat (AS) yang dapat menerbangkan pesawat tanpa tangannya.

Jessica Cox yang terlahir tanpa kedua lengannya, telah berhasil belajar terbang hanya menggunakan kakinya saja, namun terbang hanyalah salah satu dari prestasi yang telah ia capai.

Dilaporkan CNN, perempuan berusia 36 tahun itu dapat bermain piano, mengendarai mobil, memiliki lisensi menyelam sekuba, bahkan dia memegang sabuk hitam tingkat tiga dalam bela diri taekwondo. Cox ingin memotivasi orang-orang yang memiliki kekurangan baik fisik maupun mental. Ia juga sudah pernah bepergian ke lebih dari 20 negara sebagai motivator.

“Saya sering sekali berpikir jika saya dapat kembali dan mengubah hidup saya agar saya terlahir dengan sepasang lengan – Pastinya hidup saya akan sangat berbeda, dan salah satu hal yang saya lihat sangat hebat adalah saya dapat menjalani kehidupan saya dengan kondisi saya seperti ini, hal ini memiliki dampak yang luar biasa untuk orang lain. Saya punya panutan dan pimpinan. Dan karena saya sudah memilikinya, sudah menjadi tanggung jawab saya untuk menjadi diri saya sendiri untuk generasi selanjutnya,” katanya di kanal berita itu.

Pada awalnya Cox sangat takut untuk terbang, namun dia mampu mengalahkan rasa takutnya dan berfokus untuk mendapatkan lisensinya. Setelah lulus dari Universitas Arizona pada tahun 2005, dia mulai berlatih agar dapat menjadi pilot.

“Saya memiliki beberapa instruktur penerbangan dan kontributor untuk mencari tahu metode pelatihan saya,” kata Cox kepada media. “Proses tersebut memakan waktu hingga tiga tahun untuk mencari tahu metode pelatihan yang cocok melalui uji coba.”

Meski banyak orang meragukan dirinya, Cox mendapat sertifikasi dari Administrasi Penerbangan Federal untuk menerbangkan pesawat olahraga ringan Ercoupe pada 2008.

(Nico WIjaya)

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini