nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Militan Paling Dicari di India Tewas Terbunuh di Kashmir

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 24 Mei 2019 16:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 24 18 2060005 militan-paling-dicari-di-india-tewas-terbunuh-di-kashmir-d0QluT1ppW.jpg Ilustrasi.(Foto: Reuters)

NEW DELHI – Militer India mengonfirmasi bahwa Zakir Musa, seorang militan yang dideskripsikan sebagai “buronan paling dicari di India” telah tewas di wilayah Kashmir yang dikontrol India. Militer India mengatakan bahwa Musa ditembak mati setelah mereka berhasil memojokkannya di sebuah rumah di Distrik Tral, Kashmir.

Musa berpisah dari Hizbul Mujahidin, salah satu kelompok terbesar yang memerangi pemerintahan India di Kashmir, dan menyatakan kesetiaannya kepada al-Qaeda pada 2017. Pembunuhannya telah menimbulkan protes di negara bagian mayoritas Muslim itu.

Zakir Musa, yang nama aslinya adalah Zakir Rashid Bhat, adalah seorang pembantu dekat Burhan Wani, seorang pemimpin militan karismatik di Kashmir yang terbunuh oleh pasukan keamanan pada 2016. Lebih dari 100 warga sipil kehilangan nyawa mereka selama empat bulan bentrokan dengan pasukan keamanan di lembah Kashmir tahun itu.

Media lokal mengatakan bahwa kematian Zakir Musa adalah "kemenangan terbesar" bagi angkatan bersenjata India sejak tewasnya Wani.

Pernyataan satu baris dari militer yang mengonfirmasi kematiannya berbunyi: "Op Dadasur (Pulwama). Satu teroris terbunuh. Teroris diidentifikasi sebagai Zakir Musa. Senjata dan toko-toko seperti perang diambilalih. Operasi selesai."

Wartawan yang bermarkas di Kashmir, Sameer Yasir mengatakan kepada BBC bahwa para pejabat bersiap menghadapi kekerasan yang mungkin terjadi menyusul konfirmasi kematian Zakir Musa.

Namun, dengan berita pembunuhan yang mulai bocor, kerusuhan sudah dimulai, katanya.

"Para demonstran telah bentrok dengan polisi di banyak tempat sejak pagi. Banyak orang yang meneriakkan 'Musa Musa Zakir Musa' juga berkumpul di satu-satunya jalan raya yang menghubungkan Srinagar dengan seluruh India dan melemparkan batu ke arah pasukan. Polisi telah membalas dengan peluru gas air mata dan senjata pelet," tambah Yasir.

India menyalahkan Pakistan karena mengobarkan kekerasan di Kashmir dengan mendukung kelompok-kelompok militan. Namun, Pakistan telah berulangkali membantah tuduhan tersebut.

Sejak 1989, Kashmir telah dikejutkan oleh episode-episode kekerasan reguler yang telah menewaskan lebih dari 70.000 orang, termasuk banyak warga Hindu Kashmir yang menjadi sasaran para militan pada awal 1990-an.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini