nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhub: Penerapan Sistem One Way demi Kenyamanan Pemudik

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu 25 Mei 2019 10:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 24 337 2059924 menhub-penerapan-sistem-one-way-demi-kenyamanan-pemudik-aS7Dtuykc1.jpg Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi (Foto: Okezone)

PEMERINTAH bakal menerapkan sistem satu arah (one way) di jalan tol saat musim mudik lebaran 2019 nanti. Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi lantas menjelaskan mekanisme penerapan kebijakan satu arah yang dipilih pemerintah untuk melayani para pemudik tahun ini.

"Sebulan yang lalu ada isu viral ganjil genap bagi kendaraan yang lewat tol bagi pemudik. Akhirnya, setelah bicara dengan Kakorlantas, Pemda Jabar, Jatim, Jateng telah diputuskan satu arah jalan pada saat mudik lebaran," kata Menhub belum lama ini.

Menurutnya, kebijakan satu arah ini berpotensi meningkatkan volume kendaraan yang melintas. "Oleh karenanya, kita hati-hati dan melakukan beberapa kegiatan persiapan. Kemarin kami bagi tugas, saya di jalan tol, lalu Kementerian PUPR di jalan arteri, pantura," ucapnya.

Menhub berujar bahwa pihaknya telah memutuskan untuk memberlakukan sistem satu arah mulai dari Kilometer (KM) 29 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 263 Tol Brebes Barat. Penerapan kebijakan satu arah itu akan dilakukan pada 30 Mei-2 Juni 2019.

Kepadatan Kendaraan di Jalan Tol

"Dan arus balik dari tanggal 9-10 Juni 2019. Itu sudah diputuskan, Kakorlantas sudah setuju. Di mana semua kewenangannya kita berikan ke Kakorlantas," ujar Menhub.

Sistem One Way untuk Kenyamanan Pemudik

Sementara itu, Menhub mengatakan, terobosan baru dengan diberlakukannya sistem satu arah ini tak lain demi kenyamanan pemudik.

"Maka itu, kami ingin bicara dengan teman-teman, asosiasi bus untuk bicara hati ke hati. Saya mengerti tujuan bapak semata ini bukan bisnis. Tapi one way ini untuk kenyamanan pemudik," kata dia.

Menhub Budi Karya Sumadi

Terobosan selanjutnya yang akan dilakukan pemerintah lanjut Menhub ialah memastikan bahwa seluruh rest area harus memberi kenyamanan dan rasa aman bagi pemudik.

"Jadi, rest area harus baik. Beberapa hari yang lalu kami sudah tinjau ke Cirebon. Di sana ada beberapa hal yang kami sampaikan bahwa harus ada makan-makanan yang enak dan ada pedagang UMKM," ucap Menhub.

Batas Maksimal Kecepatan Kendaraan

Biar lambat asal selamat. Mungkin itulah yang diinginkan Menhub Budi Karya Sumadi kepada para pemudik yang hendak pulang ke kampung halamannya. Dia mengimbau kepada para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi untuk membatasi kecepatan laju kendaraannya di bawah 100 kilometer per jam di sepanjang Tol Trans-Jawa.

Infografis Mudik Lebaran 2019

“Untuk pemudik diimbau mengemudi tidak lebih dari kecepatan 100 kilometer per jam,” kata Menhub di sela meninjau Gerbang Tol Cikarang Utama, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Imbauan itu dilontarkannya lantaran diprediksi bakal terjadi lonjakan volume kendaraan yang menggunakan jalan tol. Sehingga kecepatan kendaraan perlu dibatasi demi keselamatan berkendara.

“Begitu akan diberlakukan satu arah, keselamatan ini menjadi topik, tidak bisa mobil kecepatan sampai 100 kilometer,” ujar dia.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini