nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wisuda Ke-73 Untar, Rektor: Pertahankan Nilai Kebinekaan dan Toleransi!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 25 Mei 2019 13:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 05 25 65 2060281 wisuda-ke-73-untar-rektor-pertahankan-nilai-kebinekaan-dan-toleransi-yPyteK3b6R.jpg Prosesi Wisuda ke-73 Untar (Foto: Muhammad Sukardi/Okezone)

JAKARTA - Sebagai negara yang kaya akan suku dan budaya, Indonesia terkenal dengan kebinekaannya. Ini juga yang menjadi kekuatan Indonesia dibandingkan negara lain. Kekuatan itu yang juga diharapkan selalu ada di dalam jiwa mahasiswa Universitas Tarumanagara (Untar).

Dalam sambutannya dalam sidang terbuka wisuda ke-73 Universitas Tarumanagara, Rektor Prof. Dr. Agustinus Purna Irawan menekankan, setelah lulus nanti, mahasiswa mampu menjadi pribadi yang mempertahankan kebinekaan. Terlebih Untar dikenal sebagai Indonesia kecil, di mana mahasiswa yang menempuh pendidikan di kampus tersebut datang dari seluruh penjuru Indonesia. Jadi, dapat dikatakan mahasiwa Untar sudah sangat mengenal kebinekaan dan saling toleransi antar masyarakat.

"Saya berharap mahasiwa Untar mampu mempertahankan kebinekaan dan sikap toleransi yang mana ini yang akan menguatkan Indonesia dan membuat sikap bersosial di masyarakat semakin baik," papar Prof Agustinus saat diwawancarai Okezone di JCC, Sabtu (25/5/2019).

Untar 

Rektor yang biasa disapa Prof Api ini melanjutkan, selain kebinekaan yang terbentuk dari keberagaman mahasiswa, kurikulum Untar pun menggunakan konsep kenegaraan yang menjunjung tinggi Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Ini dapat dilihat dari awal perkualiahan, sambung Prof Api, mahasiswa diajak untuk menjadi negarawan dengan mendapatkan materi dari menteri pertahanan dan beberapa tokoh negarawan lainnya.

Di samping itu, Prof Api juga berharap mahasiswa Untar mampu menciptakan kultur saling terkoneksi. Ini dimaksudkan agar antar alumni tetap terhubung dan menjadi keluarga besar Untar. Upaya ini pun tentunya membuat Untar semakin luar biasa dan besar di tengah masyarakat.

"Antar alumni sudah seharusnya saling terhubung dan dengan begitu Untar akan semakin kuat dan ini pun bermanfaat bagi alumnus, ketika mereka membutuhkan bantuan, tentunya mudah mendapatkan pertolongan dari alumni Untar lainnya," sambung Prof Api.

Untar 

Hal serupa juga diamini Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie. Pada Okezone dia menyatakan, adanya Untar Connection menjadi wadah para alumni Untar mendapatkan jejaring sosial yang lebih luas dan tentunya di bawah almamater yang sama.

"Upaya ini tentunya akan membuat antar alumni Untar semakin solid dan bisa saling membangun dengan kekuatan yang beragam tetapi masih dalam satu almamater. Untar Connection ini pun akan sangat baik bagi mahasiswa Untar yang masih menuntut ilmu di kampus. Mereka jadi punya link yang baik di dunia kerja dari para kakak senior yang sudah lulus," tambah Isyak.

Sebagai tambahan, wisuda ke-73 Universitas Tarumanagara 2019 ini mengambil tema "Untar Untuk Indonesia: Pendidikan Berkualitas dan Berbudaya". Untuk jumlah wisudawan dan wisudawatinya tahun ini sebanyak 1.305 orang, dengan rincian; lulusan program Strata Tiga (Doktor) sebanyak 3 orang, Strata Dua (Magister) sebanyak 162 orang, Program Profesi sebanyak 6 orang, dan Strata Satu (Sarjana) sebanyak 1.134 orang.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini