nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Istri Ungkap Adanya Sinyal Penahanan Terhadap Mustofa Nahrawardaya

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Minggu 26 Mei 2019 23:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 26 337 2060650 istri-ungkap-adanya-sinyal-penahanan-terhadap-mustofa-nahrawardaya-cUVxzcID2g.jpg Mustofa Nahrawardaya (Foto: Instagram)

JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sampai saat ini masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mustofa Nahrawardaya yang resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penyebaran hoaks aksi 22 Mei.

Istri Mustofa Nahrawardaya, Cathy Ahadianty memberikan sinyal bahwa suaminya itu kemungkinan besar akan dilakukan penahanan setelah menjalani pemeriksaan 1X24 jam. Mengingat, sampai saat ini, Mustofa belum diperbolehkan untuk meninggalkan Kantor Bareskrim Polri.

Mustofa sendiri ditangkap pada dini hari tadi menjelang waktu sahur. Setelah ditangkap, polisi telah meningkatkan status hukum Mustofa sebagai tersangka.

"Kelihatannya sih tidak (diperbolehkan pulang) yah. Belum tahu juga sih," kata Cathy disela-sela kunjungannya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Minggu (26/5/2019).

Cathy menyatakan, telah menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum suaminya yakni, Djudju Purwantoro apabila penyidik memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap Mustofa.

"Nanti kami pasrahkan ke kuasa hukum semua. Mereka yang akan menentukan bagaimana," ucap Cathy.

Baca Juga: Mustofa Nahrawardaya Ditangkap 1 Hari Setelah Dilaporkan ke Polisi

Mustofa

Di sisi lain, perempuang berkerudung itu tetap berharap suaminya tidak ditahan oleh penyidik Bareskrim Polri. Mengingat, Anggota Dewan Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu, kini juga sedang sakit.

"Saya berharap tidak ditahan karena memang kan sedang sakit juga. Karena kesalahannya juga kami belum tahu dan belum terbukti," ucap Cathy.

Mustofa diciduk dirumahnya di Bintaro ketika dini hari tadi atau menjelang sahur. Kini dia telah dijadikan tersangka dalam kasus dugaan hoaks.

Dalam surat perintah penangkapan terhadap Mustofa terkait dengan kasus dugaan Hoaks. Hal itu berdasarkan adanya laporan polisi dengan nomor LP/B/0507/V/2019/BARESKRIM, tanggal 25 Mei 2019.

Dalam surat itu, Mustofa disangka melanggar Pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 Undang-undang 19 tahun 2016 dan Pasal 14 ayat 1 dan 2 dan atau Pasal 15 undang-undang nomor 1 tahun 1946.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini