nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa Unhan Kuliah Umum Prespektif Pertahanan Negara dari Aspek Peran Pasar Modal

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 27 Mei 2019 14:53 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 05 27 65 2060866 mahasiswa-unhan-kuliah-umum-prespektif-pertahanan-negara-dari-aspek-peran-pasar-modal-53axpyOgCy.jpeg Kuliah Umum di Universitas Pertahanan bersama Bursa Efek Indonesia dan MNC Sekuritas (Dok. Unhan)

JAKARTA – Mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) menerima kuliah umum dari Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Jawa Barat Reza Sadat Shahmeini di Kampus Bela Negara Kompleks IPSC, Sentul, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Kuliah umum yang bertajuk ‘Berinvestasi di Pasar Modal Sebagai Sarana Strategi Pertahanan Negara’ itu di buka oleh Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Marsekal Muda TNI Siswo Pudjiatmoko.

Pemaparan kuliah umum diawali dengan mengenalkan tentang struktur pasar modal, yakni memperlajari konsep dasar pasar modal di mana hampir perusahaan di dunia semuanya menjadi perusahaan go publik dan bukan bersifat private.

Kemudian soal kondisi pasar modal Indonesia saat ini, di mana masyarakat Indonesia masih awam tentang pasar modal. Hal ini berdampak pada instrumen pasar modal Indonesia yang justru dikuasai asing sehingga terjadinya arus keluar modal asing (capital outflow), kemudian Rupiah terdepresiasi yang berimplikasi pada ekonomi tertekan, yang memungkinkan timbulnya stabilitas pertahanan terganggu.

Juga soal investasi di pasar modal sebagai sarana pertahanan negara melalui portofolio yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia, maka capital outflow dapat ditekan, keuntungan mengalir ke pintu-pintu rumah masyarakat Indonesia, terjadi stabilitas Rupiah, sehingga adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia, dan stabilitas pertahanan negara terjaga.

Pada kesempatan ini juga Reza juga menjelaskan tentang program ‘Yuk Nabung Saham’ yang bertujuan agar para mahasiswa mengerti dan bisa memiliki saham dari perusahaan besar di Indonesia, serta merasakan untungnya.

Baca Juga:

Dalam penyampaiannya, menjelaskan bahwa program ini dicetuskan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam rangka demokratisasi ekonomi sejak tanggal 12 November 2015. Semenjak peluncuran oleh JK, investasi saham bisa dimulai dengan Rp100 ribu. Sejauh ini, sudah ada 573 perusahaan di Indonesia yang secara terbuka telah menjual sahamnya kepada publik atau bisa dibeli oleh masyarakat.

Hal ini didasari karena banyak saham yang telah dibeli publik berasal dari masyarakat asing dan bukan dari masyarakat Indonesia, padahal perusahaan tersebut beroperasi dan berjalan di Indonesia.

”Jadi, dengan sosialisasi ini, kalangan mahasiswa bisa tahu bagaimana cara berinvestasi dan membeli saham, jadi semua kalangan dapat berkontribusi dalam penanaman modal,” ujar Reza dalam keterangannya, Jakarta, Senin (27/5/2019).

Pada kuliah umum tersebut, juga dijelaskan tentang pengertian saham yang merupakan surat berharga menunjukkan bagian kepemilikan atas suatu perusahaan yang merupakan produk dari pasar modal, berada di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tokonya adalah perusahaan sekuritas. Pasar modal adalah tempat bertemu pihak yang perlu dana jangka panjang dengan pihak yang perlu investasi pada instrumen finansial.

Selain itu dengan berinvestasi jangka panjang masyarakat dapat memperoleh keuntungan dan manfaat dimasa depan.”Dalam berinvestasi masyarakat harus memilih perusahaan yang telah jelas kredibilitasnya, agar kemungkinan rugi kecil,” tambahnya.

Baca Juga:

Pada kesempatan kuliah umum ini juga, civitas akademika Unhan menerima sosialisasi dari Head Investment Galery PT MNC Securitas Andri Muharizal. Dia menjelaskan tentang MNC Sekuritas adalah perusahaan efek yang bergerak sebagai perantara perdagangan efek dan penjamin emisi efek sejak tahun 1989, selain itu MNC Group merupakan integrasi antara bisnis media, jasa keuangan dan properti.

MNC Media menguasai sebagian besar pangsa pasar industri media di Indonesia. Brand MNC yang kuat digunakan untuk mengembangkan bisnis sektor jasa keuangan dan properti. Sinergi antar usaha MNC Group menciptakan kondisi optimal dalam peningkatan pendapatan dan efisiensi. MNC Financial Services ditumbuh-kembangkan untuk menciptakan one stop financial services center.

Kegiatan kuliah umum ini diwarnai dengan kegiatan tanya jawab antara peserta dan narasumber seputar. Perkembangan pasar modal dihadapkan dengan revolusi industri 4.0, ancaman dunia pasar modal dihadapkan dengan perkembangan cybercrime, kemudian peran pasar modal dalam mengembangkan potensi pemberdayaan perkebunan masyarakat.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini