nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jalan Terjal Infiniti yang Harus Pindahkan Kantor Pusatnya

Mufrod, Jurnalis · Selasa 04 Juni 2019 07:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 31 15 2062709 jalan-terjal-infiniti-yang-harus-pindahkan-kantor-pusatnya-f5y0N8erAD.jpg Peresmian kantor pusat Infiniti di Hongkong (foto: Carscoops)

YOKOHAMA - Infiniti merupakan merek dagang kendaraan mewah Nissan yang saat ini tak lagi berada di Indonesia. Penjualan yang tak kunjung membaik membuat penjualan Infiniti di tanah air dihentikan meski pelayanan aftersales masih terus diberikan kepada konsumennya.

Sayangnya jalan terjal Infiniti tak hanya berlaku di Indonesia, mengingat seperti dilansir Carscoops, Infiniti akan memindahkan kantor pusat globalnya yang sejak 2012 berada di Hongkong untuk ditarik kembali ke Jepang sebagai negara prinsipilnya.

Penarikan kantor pusat tersebut, dilakukan sebagai langkah untuk melakukan efisiensi terhadap produk mewah milik Nissan tersebut. Hadirnya kantor pusat Infiniti di Hongkong merupakan salah satu strategi yang dilakukan untuk mempelajari pasar automotif di China.

 Kantor Pusat Infiniti

"memberikan efisiensi yang lebih besar dan meningkatkan kolaborasi dengan perusahaan induk Nissan Motor Co, Ltd ketika Infiniti menggemparkan portofolionya selama tiga tahun ke depan," kata Nissan dalam keterangan resminya.

Pemindahan kantor pusat di Hongkong yang saat ini mempekerjakan sekira 180 karyawan tersebut, akan dilakukan pada 2020 mendatang. Pusat kantor Infiniti nantinya akan berada di Yokohama yang saat ini juga menjadi kantor pusat Nissan.

“Relokasi ini akan lebih lanjut mengintegrasikan Infiniti dengan desain global, penelitian dan pengembangan dan fungsi-fungsi manufaktur yang berbasis di Jepang. Koneksi ini sangat penting karena Infiniti meningkatkan pengembangan baterai elektrik dan penawaran e-Power,” ungkap Nissan.

Nissan mengatakan Infiniti akan terus beroperasi secara independen dan mengembangkan identitas merek premium yang unik, sementara pada saat yang sama menciptakan "efisiensi operasional yang lebih banyak dengan berbagi arsitektur, teknologi, dan fungsi back-office dengan Nissan Motor Co., Ltd."

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini