nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Anggap Remeh Debu di Bodi Mobil Setelah Sampai Kampung Halaman

Mufrod, Jurnalis · Jum'at 07 Juni 2019 07:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 06 15 2064012 jangan-anggap-remeh-debu-di-bodi-mobil-setelah-sampai-kampung-halaman-AaxbicpG9R.jpg Bersihkan debu di bodi mobil (foto: Ist)
 

JAKARTA - Selesai menempuh perjalanan mudik dan setibanya di kampung halaman, kondisi bodi mobil yang kotor karena debu menempel di sepanjang jalan, harus menjadi perhatian pemilik mobil. Jangan biarkan debu menempel terlalu lama di bodi mobil, yang mengakibatkaan rusaknya pelindung cat meski hal tersebut terjadi tidak secara langsung.

Pemilik mobil juga perlu mengetahui cara yang benar untuk membersihkan debu yang telah menempel di bodi mobil, agar kotoran tersebut benar-benar hilang dan tak menempel. Langkah praktis yang biasanya sering dilakukan pemilik mobil yakni membersihkan debu halus tersebut menggunakan kemoceng.

Perlu diketahui, penggunaan kemoceng untuk membersihkan debu di bodi mobil, tak sepenuhnya bisa membersihkan debu yang menempel pada bodi. Karena secara kasat mata, partikel debu yang sangat halus tidak bisa terjangkau oleh penglihatan, kondisi inilah yang lambat laun bisa merusak lapisan cat.

 

"Kemoceng cuma menyingkirkan debu. Tapi, menurut saya, tidak disarankan menggunakan kemoceng. Kemoceng itu hanya untuk darurat, lebih disarankan adalah mobil dicuci," ujar Rocky Jonathan, service head Auto2000 Permata Hijau.

Selain itu, penggunaan kemoceng juga tidak bisa dilakukan pada kondisi tebu yang cukup tebal, biasanya debu tebal. Untuk membersihkan kondisi debu yang tebal dan halus cara terbaiknya yakni dengan mencuci mobil.

Mencuci mobil dengan kondisi bodi mobil hanya kotor dengan debu, sangat dianjurkan agar partikel debu halus dan tebal yang menempel bisa bersih dengan sempurna. Namun meski demikian penggunaan kemoceng sendiri bisa dilakukan jika dalam kondisi tertentu saja.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini