nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Presiden Pakistan, Zardari Ditangkap Atas Tuduhan Korupsi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 11 Juni 2019 10:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 11 18 2065189 mantan-presiden-pakistan-zardari-ditangkap-atas-tuduhan-korupsi-87Wx84gNT9.jpg Foto: Reuters.

ISLAMABAD – Mantan Presiden Pakistan, Asif Ali Zardari pada Senin ditahan atas tuduhan korupsi menyusul penyelidikan terhadap rekening bank palsu dan dugaan pencucian uang. Penangkapan Zardari menjadi pukulan keras bagi partai oposisi Partai Rakyat Pakistan (PPP).

Juru bicara badan antikorupsi Pakistan Nawazish Ali, mengatakan bahwa Zardari, duda mantan Perdana Menteri Benazir Bhutto telah ditangkap oleh National Accountability Bureau (NAB).

Menurut keterangan media lokal, Zardari ditangkap terkait penyelidikan NAB terhadap rekening bank dan dugaan pencucian uang. Saudara perempuan Zardari, Faryal Talpur juga tengah diselidiki atas tuduhan yang sama.

Zardari dan Talpur tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar tetapi mereka selalu membantah melakukan kesalahan terkait dengan kasus-kasus itu dan PPP mengatakan kasus tersebut bermotivasi politik.

Namun, Menteri Dalam Negeri Pakistan, Ejaz Shah mengatakan bahwa pemerintah tidak terlibat dalam penahanan Zardari.

"Pemerintah tidak memiliki peran dalam (penangkapan Zardari)," kata Ejaz kepada parlemen sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (11/6/2019).

“Ini dilakukan oleh NAB. Pemerintah kami tidak ada hubungannya dengan itu. "

Zardari menghabiskan 11 tahun di penjara atas tuduhan korupsi dan pembunuhan sebelum menjadi presiden pada 2008. Namun dia tidak pernah dihukum dan menyangkal melakukan kesalahan.

Setelah penangkapannya pada Senin, Zardari terlihat meninggalkan rumahnya di Islamabad bersama putranya.

Zardari, seorang mantan pengusaha dan pemain polo berkuasa pada 2008 menyusul gelombang simpati menyusul pembunuhan istrinya, Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto oleh gerilyawan Islamis dalam serangan bunuh diri.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini