nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria di Video Seks Sesama Jenis Menteri Malaysia Ditangkap di Bandara

Antara, Jurnalis · Sabtu 15 Juni 2019 02:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 15 18 2066682 pria-di-video-seks-sesama-jenis-menteri-malaysia-ditangkap-di-bandara-nxUEoOgOC6.jpeg Haziq Abdullah Abdul Aziz. (Foto: Ist)

KUALA LUMPUR – Haziq Abdullah Abdul Aziz yang mengklaim sebagai salah satu dari dua orang yang ditampilkan dalam video seks viral di Malaysia telah ditangkap. The Star melaporkan dia ditangkap di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) sekira pukul 17.30, Jumat 14 Juni 2019.

Pengacaranya, Ramesh Sivakumar, membenarkan penangkapan itu. "Polisi memanggil saya mengatakan bahwa Haziq berada di KLIA, tetapi ketika saya tiba di sana sekitar jam 19.20, mereka mengatakan kepada saya bahwa Bukit Aman telah membawanya masuk," katanya, sebagaimana dinukil dari Antaranews, Sabtu (15/6/2019).

(Baca juga: Pria yang Terekam dalam Video Seks Sesama Jenis Menteri Malaysia Akui Perbuatannya)

Ramesh sekarang sedang menunggu lebih banyak informasi dari polisi. Dirinya juga tidak yakin di mana Haziq dibawa. Dia juga menyatakan tidak diberi tahu mengapa Haziq dijemput.

Pada Rabu 12 Juni, Haziq mengunggah video di media sosial Facebook. Ia mengakui sebagai salah satu pria dalam video seks sesama jenis yang viral di Malaysia pada Selasa 11 Juni 2019.

Ilustrasi tangkap. (Foto: Shutterstock)

Haziq mengaku bersama Menteri Ekonomi Datuk Seri Azmin Ali sebagai orang lain dalam video tersebut.

Azmin sendiri membantah sebagai orang di klip video itu dan mengatakan ini adalah rencana menghancurkan karier politiknya.

Klip video kedua, yang tampaknya menunjukkan pasangan sama dari video viral sebelumnya, muncul pada Rabu malam.

(Baca juga: Diduga Terekam dalam Video Seks Sesama Jenis, Menteri Ekonomi Malaysia Buka Suara)

Sementara Sekretaris Politik Menteri Ekonomi Muhammad Hilman Idham mengatakan pihaknya telah dilaporkan ke polisi oleh Haziq Abdullah Bin Abdul Aziz pada Kamis 13 Juni 2019 yang menuduhnya melakukan ancaman saat pertemuan pada Selasa 11 Juni, pukul 14.40, di Zest Coffee House, Marriot Hotel, Putrajaya, Malaysia.

Oleh karena itu, Hilman telah membuat satu laporan di Kantor Polisi Putrajaya pada Jumat 14 Juni, sekira pukul 12.30, terkait laporan tersebut yang merupakan laporan palsu serta tindakan fitnah kriminal atas dirinya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini