nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AS Upayakan Bangun Konsensus Internasional Usai 2 Kapal Tanker Diserang di Teluk Oman

Agregasi VOA, Jurnalis · Minggu 16 Juni 2019 00:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 15 18 2066877 as-upayakan-bangun-konsensus-internasional-usai-2-kapal-tanker-diserang-di-teluk-oman-GDQPSJvOqg.jpg Menhan AS (VoA)

AMERIKA SERIKAT - Menteri Pertahanan Pat Shanahan mengatakan Amerika berusaha membangun "konsensus internasional" di Timur Tengah setelah serangan fajar terhadap dua kapal tanker di Teluk Oman.

Amerika menyalahkan Iran atas serangan itu, dan militer telah menunjukkan rekaman video yang katanya menunjukkan orang-orang di kapal patroli Iran mengeluarkan ranjau limpet yang tidak meledak dari lambung kapal tanker Kokuka Courageous.

 Baca juga: Kapal Tanker Jepang Dihantam Dua "Obyek Terbang" dalam Serangan di Teluk Oman

Kapal itu milik Kokuka Sangyo, perusahaan pelayaran Jepang, dan tanker lainnya, Front Altair, milik perusahaan Norwegia. Front Altair masih di laut dan krunya masih ditahan Iran.

 Kapal tanker Jepang di Teluk Oman

Seorang pejabat, yang berbicara kepada VOA tanpa mau disebut namanya, mengatakan kapal serang cepat Iran mencegah dua kapal tunda, yang disewa perusahaan Norwegia, menarik Front Altair.

Kapal penyelamat yang dilengkapi kemampuan derek tiba di lokasi Front Altair pada 14 Juni siang dan dua kapal pendukung lainnya akan tiba di lokasi itu pada 15 Juni dengan tim spesialis untuk memeriksa kapal tanker itu dan membuat rekomendasi, kata CEO Frontline Robert Hvide Macleod dalam pernyataan.

 Baca juga: Trump Tuduh Iran Serang Dua Kapal Minyak di Teluk Oman

Para kru ditahan Iran setelah sebuah kapal sipil Hyundai Dubai menyelamatkan mereka.

Menurut seorang pejabat pertahanan Amerika, pemimpin kapal Hyundai Dubai mengatakan kepada pasukan Amerika bahwa pasukan Iran mengepung kapalnya dan "menuntut" awak Altair diserahkan kepada mereka. Pimpinan kapal itu mengatakan ia merasa "diwajibkan dan dipaksa" patuh, meskipun perusahaan kru tersebut memerintahkan kapalnya agar tidak menyerahkan kru itu kepada Iran.

 Baca juga: Insiden Dua Kapal Minyak di Teluk Oman Sebulan Pasca-Serangan di Uni Emirat Arab

Kantor berita Iran, IRNA, melaporkan angkatan laut Iran menyelamatkan 44 awak kapal dari tanker-tanker itu.

Kedua kapal itu tampaknya telah diserang ranjau.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini