nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bersifat Rahasia, Jangan Kasih Hasil Nilai UTBK ke Pihak Lain

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 15 Juni 2019 15:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 15 65 2066788 bersifat-rahasia-jangan-kasih-hasil-nilai-utbk-ke-pihak-lain-w1wJ41GD5U.jpeg SBMPTN Info Day (Foto: Yohana/Okezone)

DEPOK - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menekankan, nilai hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) merupakan hal yang bersifat sangat pribadi, sehingga bukan untuk dikonsumsi oleh banyak pihak. Oleh sebab itu, peserta diminta untuk bisa menjaga kerahasiaan nilainya, bukan malah menunjukkan ke berbagai pihak.

Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo menyatakan, saat ini banyak calon mahasiswa yang telah mengikuti UTBK memberikan hasil nilainya ke berbagai pihak. Kepentingannya untuk mengukur kemampuan nilai tersebut terhadap peluang lolos di Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019.

Baca Juga : Pendaftaran SBMPTN 2019 Dimulai Besok hingga 24 Juni

Umumnya layanan untuk mengukur kemampuan nilai UTBK berupa aplikasi-aplikasi yang disediakan berbagai startup atau juga tempat-tempat bimbingan belajar.

"Nilai itu bersifat rahasia. Jangan share ke aplikasi-aplikasi atau pihak yang dikatakan bisa memprediksi di terima di kampus mana," ujarnya dalam acara SBMPTN 2019 Info Day di Balairung Universitas Indonesia (UI), Depok, Sabtu (15/6/2019).

Padahal, lanjutnya, sejak awal pihak LTMPT sudah memberi tahu bahwa nilai UTBK bersifat rahasia. Bahkan, hal itu sudah disampaikan sebelum para peserta menerima nilai hasil ujiannya.

"Ini bukan himbauan saja sedari awal, tapi memang sudah diumumkan dari awal kalau itu bersifat rahasia," katanya.

utbk

Seperti diketahui, peserta UTBK akan menerima nilai hasil ujian tersebut dalam bentuk sertifikat non fisik yang dikeluarkan LTMPT sepuluh hari sejak ujian usai. Dalam sertifikat itu, terdapat informasi nilai UTBK secara rinci hingga ke sub test yang mencakup soal Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Potensi Akademik (TPA).

Budi pun menekankan, untuk peserta tak serta-merta mempercayai prediksi-prediksi tersebut. Namun, dapat melakukan pemilihan program studi (prodi) dan kampus yang dituju dengan pertimbangan yang matang.

"Sekali lagi itu tidak usah dipercaya, itu hanya prediksi yang dibuat teman-teman kreatif saja. Teman-teman bersama orang tua yang memilih prodi sesuai dengan nilai yang dimiliki juga dengan banyak berdoa," jelas dia.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini