nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria AS Buat Bom "Boneka Beruang" lalu Diletakkan di Tengah Jalan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 19:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 18 18 2067967 pria-as-buat-bom-boneka-beruang-lalu-diletakkan-di-tengah-jalan-khjQxMHPxX.jpg Bom boneka beruang yang dibuat Wesley Dallas. Foto/FBI/Metro

SOUTH CAROLINA – Agen federal Amerika FBI merilis foto bom boneka beruang yang ditinggalkan seorang pria di jalan dan mudah ditemukan oleh anak-anak.

Si pembuat bom, Wesley Dallas Ayers (27), saat ini menjalani hukuman 30 tahun penjara karena meletakkan tiga bom asli dan tiga palsu di seluruh South Carolina.

Salah satu bom meledak dan melukai kaki seorang pria saat dia pergi untuk menyelidiki paket bom.

Semua bom ditinggalkan di Anderson County selama Januari dan Februari tahun lalu.

Foto/Metro

Sekitar waktu yang sama, ia meletakkan tiga bom palsu disertai pesan mengancam bahwa perangkat bom yang lebih kuat akan meledak.

Mengutip Metro, Selasa (18/6/2019), seorang hakim mengatakan bahwa bom berisi pecahan peluru, barang-barang rumah tangga, serta ditempatkan dekat jalan raya.

BacaPemanasan Seks Pakai Pistol, Perempuan AS Tewas Tertembak

BacaAS Akan Minta Alamat Email hingga Akun Media Sosial untuk Permohonan Visa

Hakim Henry Herlong mengatakan upaya polisi dan keberuntungan minimnya korban luka atau tewas imbas ancaman bom tersebut.

Sementara, pria yang terluka itu sedang mengemudi bersama putrinya ketika dia melihat keranjang anyaman di tengah jalan.

Pria itu berhenti untuk memeriksa bungkusan itu dan meledak, menyebabkan ia menderita luka bakar ringan di kakinya.

Investigasi polisi menemukan selembar kertas dengan tulisan Arab yang merujuk pada Osama bin Laden.

Foto/Metro

Seminggu kemudian pada tanggal 4 Februari, sebuah benda mirip bom ditemukan, ditempatkan di sebuah kotak hitam dengan sebuah surat yang menjanjikan kesetiaan kepada Negara Islam (ISIS) dan mengatakan bahwa masyarakat tidak lagi aman.

Pada 15 Februari, sebuah bom ditempatkan juga ditemukan.

Agen FBI Christopher Derrickson mengatakan, “Bom sengaja ditempatkan di mana seorang anak atau pejalan kaki dapat menemukannya. Untungnya, seseorang melihatnya dan memanggil kami."

Ayers ditangkap setelah seorang saksi mengatakan kepada polisi bahwa dia bercerita sedang membuat bom di rumah.

Saa menggeledah, polisi menemukan komponen bom dan salinan tulisan yang ditemukan di TKP.

Mereka juga menemukan dua senjata dan sejenis rompi yang digunakan oleh pelaku bom bunuh diri.

Riwayat pencarian internet Ayers, menunjukkan dia membaca konten teroris dari Anwar al-Awlaki, Osama bin Laden. Dia dipenjara pada 8 Februari 2019.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini