nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Empat Waduk Mengering, Kota Chennai di India Dilanda Krisis Air

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 18:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 18 18 2067981 empat-waduk-mengering-kota-chennai-di-india-dilanda-krisis-air-CS9PmdN9La.jpg Foto: Getty.

CHENNAI – Kota Chennai di selatan India berada dalam krisis setelah empat waduk cadangan airnya menjadi benar-benar kering, menyebabkan kekeringan parah di kota tersebut. Situasi tersebut telah memaksa kota yang dahulu dikenal dengan nama Madras itu mencari solusi darurat, termasuk dengan cara melakukan pengeboran lubang sumur.

Warga harus antri berjam-jam untuk mendapatkan air dari tangki pemerintah, dan restoran-restoran tutup karena kekurangan air.

"Hanya hujan yang bisa menyelamatkan Chennai dari situasi ini," kata seorang pejabat kepada BBC Tamil.

Kekeringan yang terjadi di salah satu kota terbesar India itu telah berlangsung selama beberapa pekan.

Ketika waduk mulai mengering, banyak hotel dan restoran tutup sementara. Metro Chennai telah mematikan pendingin udara di stasiun, sementara kantor-kantor telah meminta stafnya untuk bekerja dari rumah dalam upaya menghemat air.

Vinoth Kaligai, sekretaris umum asosiasi pekerja teknologi informasi (TI), mengonfirmasi bahwa beberapa perusahaan telah mengatakan kepada karyawan untuk tinggal di rumah. "Tapi rumah-rumah juga kehabisan air, jadi apa yang harus kita lakukan?" tambahnya.

Situasi itu juga telah memicu bentrokan antara warga. Pekan lalu, polisi menangkap seorang pria karena menikam tetangganya saat memperebutkan pembagian air di lingkungan tersebut.

Pejabat berusaha mencari sumber air alternatif, dengan departemen air kota mulai mengidentifikasi dan mengambil air dari tambang.

Tetapi masalah besar adalah reservoir yang kering dan ketinggian air tanah yang rendah.

"Satu-satunya cara untuk membuat ini lebih baik adalah dengan meningkatkan permukaan air tanah," kata Nakkeeran, seorang aktivis sosial. "Kita pernah mengalami tahun-tahun kering sebelumnya tetapi air tanah adalah penyelamat kita."

Krisis air juga berarti bahwa sebagian besar kota harus bergantung hanya pada departemen air Chennai, yang telah mendistribusikan air melalui truk pemerintah di seluruh lingkungan.

"Kehancuran baru saja dimulai," kata seorang pejabat. "Jika hujan tidak mengguyur kita tahun ini juga, kita benar-benar hancur."

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini