nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dihipnotis, Nenek di Bali Kehilangan Uang hingga Puluhan Juta

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Rabu 19 Juni 2019 12:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 19 244 2068218 dihipnotis-nenek-di-bali-kehilangan-uang-hingga-puluhan-juta-p9trioufN8.jpg Ilustrasi hipnotis

TABANAN – Kasus penipuan dengan hipnotis kembali terjadi. Kali ini korbannya ialah seorang nenek bernama Ni Nyoman Suarmi (67) asal Banjar Kedampal, Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.

Diduga pelaku menggunakan hipnotis untuk menipu korbannya. Akibatnya, uang tunai dan perhiasan milik Suarmi dengan total Rp79 juta lebih raib.

Dari informasi yang dihimpun, kasus penipuan ini terjadi Jumat (14/6/2019). Saat itu Suarmi beserta suami tengah menghadiri acara gebyar pajak di gedung kesenian Ketut Maria. Saat pertengahan acara, Suarmi saat itu pamit keluar sebentar.

Saat di luar tiba-tiba Suarmi didatangi oleh seorang lelaki yang menanyakan arah menuju Karangasem. Disusul kemudian datang mobil putih berisi dua orang laki-laki.

Diduga karena pengaruh hipnotis, Suarmi pun menurut saja saat diminta pelaku masuk ke dalam mobil. Bahkan pelaku juga meminta korban menarik uang tabungannya di Bank Mandiri.

Ilustrasi mesin ATM. (Shutterstock)

Tidak cukup sampai di sana, di dalam mobil pelaku mengatakan bisa melipatgandakan uang. Tidak hanya uang dalam ATM yang dikuras, korban pun diminta mengambil perhiasan di rumahnya. Begitupun uang deposito senilai Rp50 juta di LPD Desa Adat Bale Agung Kerambitan tidak luput ditarik korban yang masih dalam pengaruh hipnotis.

Korban baru sadar dirinya tertipu setelah pelaku meninggalkannya di salah satu toko modern di wilayah Penyalin, Desa Samsam, Kerambitan. Sebelumnya, pelaku mengajak korban membeli buah di toko tersebut. Namun setelah selesai membeli dan kembali ke tempat parkir, para pelaku tersebut sudah hilang.


Baca Juga : Kena Hipnotis, Pria di Bekasi Kehilangan Motor & Uang Rp3,3 Juta

Sadar dirinya kena tipu, korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Kerambitan dan ditindaklanjuti pihak kepolisian. Kapolsek Kerambitan Kompol I Wayan Suana saat dikonfirmasi pada Selasa (18/6/2019), membenarkan adanya laporan kasus penipuan tersebut.

Dikatakannya saat ini pihak kepolisian sudah langsung bergerak mencari para pelaku. “Masih terus kita selidiki dan cari keberadaan pelaku, jadi modus yang mereka gunakan mengatakan bisa melipatgandakan uang,” ucapnya.

Baca Juga : Warga Dikagetkan Suara Tembakan di Jalan Klaten-Solo

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini