nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Punya Cita-Cita Jadi Dokter? Begini Perjalanan Panjang Pendidikannya!

Widi Agustian, Jurnalis · Kamis 20 Juni 2019 08:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 19 65 2068366 punya-cita-cita-jadi-dokter-begini-perjalanan-panjang-pendidikannya-epTTwEvTyU.jpg Foto: Dekan Fakultas Kedokteran UI Ari Fahrial Syam

JAKARTA – Dokter tampaknya menjadi cita-cita yang umum dan sering diucapkan setiap orang. Tapi ternyata menjadi dokter itu bukanlah hal yang mudah.

“Jadi dokter itu lebih susah, lebih (butuh waktu) panjang,” kata Dekan FK UI Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH saat berkunjung ke Redaksi Okezone.com, Kamis (20/6/2019).

Baca Juga: Selain SBMPTN, Seleksi Masuk UI Juga Dibuka

Dia memaparkan, untuk jadi sarjana kedokteran memang bisa disabet dalam 3,5 tahun. Walaupun waktu tempuh standar S1, namun ternyata bukan perkara yang mudah. Untuk duduk di bangku fakultas kedokteran, namun para mahasiswa harus diraih dengan kerja keras. Setelah itu, baru lanjut pendidikan profesi dokter sekira 2 tahun.

“Setelah itu dia harus berkerja selama 1 tahun, internship (magang). Selesai itu, baru jadi dokter umum,” kata dia.

Baca Juga: UI Bikin Robot Bawah Laut yang Kecanggihannya Tak Bisa Dilakukan Manusia

Dan jika mau menjadi dokter spesialis, harus kuliah lagi selama 4-5 tahun. “Jadi perjalanannya lebih panjang,: jelas dia.

Semua proses itu, dia menyebutkan, minimal harus dibiayai oleh pribadi. Beda dengan di Malaysia. Di Negara tetangga tersebut, paling tidak untuk kuliah untuk menjadi dokter spesialis dibayarkan oleh pemerintah.

“Sistem di negara kita belum begitu. Mereka membayar sendiri uang kuliahnya. (Prosesnya) panjang untuk dokter. Makanya, umumnya usia 31-32 tahun baru bisa jadi dokter spesialis,” jelas dia.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini