nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Duduki Peringkat 320 Kampus Terbaik Dunia, Rektor UGM: Kita Terus Lakukan Perbaikan

Kuntadi, Jurnalis · Rabu 19 Juni 2019 21:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 19 65 2068484 duduki-peringkat-320-kampus-terbaik-dunia-rektor-ugm-kita-terus-lakukan-perbaikan-GmkCEDIOcX.jpg Foto: Kampus UGM (Okezone)

YOGYAKARTA – Kualitas Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta kian diakui di kancah internasional. Setelah pada 2018 menduduki peringkat 381 dunia, kini kampus kebanggaan masyarakat Yogyakarta bertengger di urutan 320 dunia seperti dirilis oleh Quacquarelli Symonds (QS-WUR) 2020.

“Kita terus lakukan perbaikan dan terbukti posisi saat ini naik 71 dari tahun sebelumnya di 320 universitas terbaik dunia,” jelas Rektor UGM, Panut Mulyono, Rabu (19/6/2019).

Hasil ini juga menempatkan UGM sebagai universitas nomor satu di Indonesia dalam hal reputasi akademik. UGM bertekad untuk terus melakukan perbaikan dalam proses dan sistem akademik, agar misi dan mandat yang dikerjakan semakin diakui. Sehinga UGM diharapkan mampu menjadi rujukan dan acuan perubahan, serta memimpin di dunia internasional.

Baca Juga: Kisah Anak Penjual Mainan Peraih Nilai Sempurna UNBK Masuk UGM

Menurut Panut, hasil pemeringkatan ini bukan menjadi tujuan yang dikejar oleh UGM. Namun peringkat universitas menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mendongkrak kepercayaan dunia internasional terhadap UGM.

“Tantangan bagi UGM untuk mewujudkan kepemimpinan dalam berbagai bidang semakin berat. Upaya-upaya strategis yang sifatnya jangka panjang harus dapat digeser menjadi strategi pencapaian jangka pendek dan menengah,” jelas Panut.

Kualitas karya akademik akan terus ditingkatkan agar dapat menjadi rujukan serta menghasilkan impak yang dapat dirasakan dunia internasional. Sivitas akademika harus terus mengukir lebih banyak artefak ilmiah yang kontributif terhadap kemanusiaan.

Impak ini salah satunya dapat diukur dari sitasi karya-karya sivitas akademika UGM oleh masyarakat internasional. Buku, karya seni, desain, dan inovasi UGM yang melimpah perlu dikelola sedemikian rupa agar keterbacaannya meningkat.

"Salah satu indikatornya adalah karya-karya tersebut harus memiliki sitasi yang tinggi," lanjut Panut.

Baca Juga: Ternyata Pilihan Kampus dan Jurusan Pengaruhi Masa Depan CEO

Peningkatan kepercayaan terhadap UGM juga terlihat dari semakin tingginya proporsi masyarakat internasional yang melakukan kegiatan Tridharma bersama sivitas akademika UGM. Salah satunya dengan melakukan studi di UGM.

“UGM terus membangun jejaring pendidikan tinggi yang menarik dunia internasional, baik akademisi, industriawan, dan mahasiswa, untuk berkarya bersama di Indonesia, membangun suasana akademik dengan kualitas yang setara dengan perguruan tinggi di luar negeri,” pungkasnya.

Kepala Kantor Jaminan Mutu (KJM) UGM, Indra Wijaya Kusuma, memaparkan pemeringkatan ini dilakukan melalui survei terhadap akademisi dunia, pemberi kerja, dan pihak-pihak lain yang terkait. Indikator penilaian bagi perguruan tinggi meliputi reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, rasio mahasiswa dan dosen, jumlah sitasi, jumlah dosen asing, serta jumlah mahasiswa internasional.

“Kenaikan peringkat bukan sesuatu yang bisa dicapai secara instan, karena data yang digunakan adalah rata-rata selama lima tahun,” jelasnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini