nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tolak Pembangunan, Seorang Guru Ditemukan Terkubur di Lapangan Setelah Menghilang 16 Tahun

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 21 Juni 2019 16:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 21 18 2069266 tolak-pembangunan-seorang-guru-ditemukan-terkubur-di-lapangan-setelah-menghilang-16-tahun-CqXh5FQmjp.jpg Petugas menggali lapangan tempat guru Deng dikubur karena tolak pembangunan lapangan olahraga. Foto/Mirror

HUAIHUA - Seorang guru yang menghilang setelah menolak pembagunan lapangan olahraga karena tidak dibangun sesuai standar ditemukan terkubur di bawahnya 16 tahun kemudian.

Deng Shiping, yang juga bertanggung jawab atas fasilitas dan pemeliharaan di sekolah, menolak menandatangani pembangunan lapangan karena ia merasa pembangunannya di bawah standar.

Kontraktor yang dibayar pada 2013 untuk membangun lapangan yang juga kerabat kepala sekolah,  mengaku membunuh guru tersebut setelah ditangkap dengan tuduhan korupsi.

Sisa-sisa kerangka Deng Shiping digali dari lapangan Sekolah Menengah Xinhuang No 1 pada 19 Juni 2019 di kota Huaihua, Provinsi Hunan, China Tengah.

Video dan foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan petugas polisi telah menutup lapangan. Terlihat seorang penyelidik sedang memeriksa tengkorak manusia.

BacaChina Dituduh Mengambil Organ Tubuh Tahanan Kelompok Spiritual Falun Gong secara Paksa

BacaHanya Garuk Wajah Buat Pria China Bayar Denda

Deng, yang berusia 52 atau 53 pada saat menghilang, bekerja di sekolah menengah sebagai manajer layanan.

Dia ditugaskan untuk mengawasi pembangunan lapangan olahraga baru 16 tahun yang lalu.

Namun, menurut keluarganya, Deng percaya kerabat kepala sekolah telah mengambil jalan pintas, dan karena itu ia menolak untuk menandatangani pekerjaan mereka.

"Lapangan dan trek lari sedang dibangun oleh kerabat kepala sekolah. Dia percaya akan ada masalah kualitas bangunan yang serius, dan bahwa mereka mengambil jalan pintas,” kata kakak laki-laki, Deng mengutip Mirror, Jumat (21/6/2019).

"Dia menolak untuk menandatangani pekerjaan dan melaporkannya kepada pemerintah daerah. Kemudian dia menghilang," lanjut dia.

Biro Keamanan Huaihua mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa jasad yang ditemukan di lintasan lari adalah Deng Shiping, yang hilang sejak 2003.

"Kami sudah lama curiga bahwa hilangnya [Deng] terkait dengan dirinya sebagai pengawas pembangunan lapangan," tambah saudara laki-laki Deng.

Pihak berwenang mengatakan lebih dari 10 tersangka telah ditangkap dalam penyelidikan korupsi yang sedang berlangsung.

Para tersangka diduga mengaku membunuh dan menguburkan Deng di bawah lapangan karena mengancam akan mengungkap kinerja mereka.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini