nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Balas Dendam pada Tetangga, Pria di Taiwan Mandi dan Buang Hajat di Tangki Air Apartemennya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 21 Juni 2019 18:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 21 18 2069314 balas-dendam-pada-tetangga-pria-di-taiwan-mandi-dan-buang-hajat-di-tangki-air-apartemennya-YFA1o1Q3h7.jpg Foto: YouTube.

TAICHUNG - Penghuni di apartemen Taichung, Taiwan menjadi berita utama, ketika mereka menyadari ada bau tidak sedap dari air mereka. Beberapa penghuni bahkan menjadi sakit dan mengalami reaksi alergi akibat air yang terkontaminasi tersebut.

Rekaman kamera pengawas CCTV dari atap gedung apartemen mengungkap bahwa salah seorang penghuni, seorang pria berusia 69 tahun, telah naik ke atas tangki membawa kantong plastik. Dilaporkan AsiaOne, pria tersebut menggunakan tangki air tersebut untuk mandi, buang air kecil dan buang air besar.

Pria bermarga Lin itu dilaporkan telah menyewakan rumahnya kepada perusahaan telekomunikasi untuk dipasangi peralatan dan dia mendapatkan menghasilkan NTD12.000 (sekira Rp5 juta) setiap bulannya. Namun tetangganya yang tidak menyadari akan hal itu kemudian mengajukan laporan agar peralatan itu dilepas ketika mereka mengetahuinya.

Karena kesal dengan perbuatan tetangganya, Lin memutuskan balas dendam dengan mandi dan buang air kecil dan besar di tangki air di gedung apartemen mereka sebulan sekali dari Juni 2017 sampai Juli 2018.

Ulah Lin dikonfirmasi setelah sampel air dari tangki menunjukkan tingkat amonia yang tinggi. Para penghuni kemudian melaporkan masalah ini kepada polisi.

Belakangan diketahui bahwa selain mencemari tangki persediaan air, Lin juga merusak kontrol panel lift dan pipa air gedung pada 2018.

Di pengadilan Lin berusaha untuk membela dirinya dengan mengatakan bahwa meminum air kencing tidak membahayakan nyawa seseorang. Namun, para hakim tidak setuju dengan pendapatnya, dengan berkata bahwa hal tersebut dapat berdampak buruk pada kesehatan publik.

Lin akhirnya divonis 20 bulan penjara dan didenda sebesar NTD160,000 (sekira Rp73 juta rupiah).

(Nico Wijaya)

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini