nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sakit Hati, Oknum Guru Pukul Kepala Kepsek Pakai Palu hingga Luka Parah

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 21 Juni 2019 12:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 21 519 2069053 sakit-hati-oknum-guru-pukul-kepala-kepsek-pakai-palu-hingga-luka-parah-h1NAdNwu12.jpg Ilustrasi tempat kejadian perkara. (Foto: Okezone)

JEMBER – Seorang kepala sekolah dari sebuah sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terluka parah usai dianaya gurunya sendiri. Penganiayaan itu terjadi diduga akibat di pelaku sakit hati.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone, Jumat (21/6/2019), Kepala SDN Pocangan 1 Eko Supriyanto (56) dianiaya gurunya sendiri bernama Miskijo (57), warga Dusun Sumber Tengah, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, berawal dari rasa sakit hati.

Sebelumnya Miskijo dituduh menyelewengkan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Korban dan pelaku sempat berdialog pada Rabu 19 Juni 2019.

Saat itu korban menanyakan kepada pelaku terkait pengelolaan dana BOS. Kemudian terjadi insiden korban melempar pelaku dengan buku.

(Baca juga: Gara-Gara Tak Diberi Password Wifi, ABG Aniaya Temannya hingga Tewas)

Buntut kejadian itu, pada Kamis 20 Juni 2019, sekira pukul 07.30 WIB, pelaku yang sebelumnya merasa sakit hati, meminjam palu dari tukang kayu yang sedang memperbaiki meja di salah satu ruang kelas.

Korban yang tengah berada di ruang guru, tiba-tiba didatangi pelaku dan langsung memukulkan palu sebanyak tiga kali ke bagian belakang korban.

Ilustrasi korban penganiayaan dirawat di rumah sakit. (Foto: Shutterstock)

Pukulan palu ini yang membuat korban roboh dan tidak sadarkan diri. Korban lalu langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soebandi Jember.

"Benar itu terjadi. Dugaan motifnya sakit hati. Sehari sebelumnya pelaku M ini sempat ditanyakan mengenai dana BOS dan dilempar buku oleh korbannya," ungkap Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat dikonfirmasi.

(Baca juga: Cinta Ditolak, Palu Bertindak)

Saat ini pelaku sudah diamankan. Pelaku sempat kejang-kejang, kemudian dilarikan ke Puskesmas Sukowono guna menjalani perawatan.

"Pelaku punya riwayat penyakit jantung. Korbannya masih dirawat di RSUD Jember. Masih terus penyelidikan ini," tutur Kusworo.

Ia menambahkan, korban dan pelaku kini masih menjalani perawatan di tempat berbeda. Korban dirawat karena menderita luka parah di kepala, sedangkan pelaku menjalani perawatan karena riwayat sakit jantungnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini