nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tim Vipers Berhasil Ungkap Misteri Mayat Wanita yang Ditemukan Terikat di Tangerang

Hambali, Jurnalis · Minggu 23 Juni 2019 17:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 23 338 2069895 tim-vipers-berhasil-ungkap-misteri-mayat-wanita-yang-ditemukan-terikat-di-tangerang-eML0XQCTPX.jpg ilustrasi (Shutterstock)

TANGERANG - Polisi berhasil mengungkap identitas mayat perempuan muda yang ditemukan dengan leher, kaki dan tangan terikat di Kampung Kebon Baru, Legok, Tangerang, Banten. Korban ternyata warga Kampung Pinang RT 02, RW03, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

"Berkat penyebarluasan informasi melalui pewarta dan penyebaran sketsa wajah, Tim Vipers berhasil mengidentifikasi identitas korban, yakni saudari berinisial FSL, dengan tempat tanggal lahir di Tangerang 24 Februari 2002," kata AKP Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan kepada wartawan, Minggu (23/6/2019).

Jasad wanita malang itu ditemukan pada Jumat 21 Juni 2019 siang oleh sejumlah saksi. Kondisi saat ditemukan dalam keadaan tertelungkup di semak-semak yang berada beberapa meter dari danau bekas galian tambang pasir.

Bagian leher, tangan dan kakinya terlihat terikat dengan tali plastik hijau. Polisi tak menemukan adanya identitas korban saat mengolah lokasi temuan.Ilustrasi Mayat

Jenazah lantas dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk diautopsi. Hasilnya diketahui korban tewas lantaran ada jeratan di bagian leher hingga membuatnya tak bisa bernapas.

Tim Vipers dari Unit Antibandit Polsek Legok dan Polres Tangsel kemudian berhasil mengungkap identitas mayat tersebut.

(Baca juga: Gadis Belia yang Tewas Terikat Tali di Tangerang Korban Pembunuhan)

Dari hasil atopsi di RSUD Kabupaten Tangerang, ditemukan ada sejumlah bekas kekerasan pada tubuh perempuan itu. Pada dahi kiri dan pipi kiri misalnya, terdapat dua luka lecet. Lalu bagian leher sebelah kanan dan kiri luka memar. Pada bibir atas juga terdapat luka memar.

Selain itu terdapat juga pendarahan pada otot leher kanan dan kiri, pada otot dada, dan kulit kepala bagian dalam. Meski begitu, keadaan rahim korban menunjukkan masih dalam batas normal, yang menandakan tidak ada aktivitas kekerasan seksual.

"Tidak ada bekas aktivitas seksual," tukas Alex.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini