nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PAD Pemprov DKI Tahun 2018 Capai Rp43,33 Triliun

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 24 Juni 2019 19:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 24 338 2070352 pad-pemprov-dki-tahun-2018-capai-rp43-33-triliun-Tzhyz6SVcc.jpg Gubernur DKI Jakarta ANies Baswedan. (Foto : Fadel Prayoga/Okezone)

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menerima realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2018 mencapai Rp43,33 triliun, dari target sebesar Rp44,35 triliun atau mencapai 97,69%.

"PAD terealisasi Rp43,33 triliun atau 97,69% dari target Rp.44,35 triliun dengan rincian pajak daerah Rp37,54 triliun, retribusi daerah Rp578,55 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah Rp592,96 miliar, dan lain-lain PAD Rp 4,62 triliun," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).

Terkait realisasi belanja daerah, kata Anies, pencapaian belanja tidak langsung sebesar Rp27,73 triliun atau 81,35% dari anggaran Rp34,08 triliun. Sementara realisasi belanja langsung sebesar Rp33,68 triliun atau 82,13% dari anggaran Rp41,01 triliun.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto : Dok Okezone)

"Belanja tersebut digunakan untuk pelaksanaan program unggulan, antara lain terlaksananya dukungan penyelenggaraan tuan rumah Asian Games XVIII Tahun 2018; pembangunan maupun peningkatan jalan dan jembatan; antisipasi banjir, rob, dan genangan; peningkatan kualitas lingkungan perumahan dan pemukiman kota," ujarnya.

Anies menjelaskan, realisasi belanja daerah juga digunakan dalam pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup, pembinaan dan pengembangan UKM, peningkatan ketahanan pangan di masyarakat, pengembangan dan pengelolaan air bersih, pengembangan destinasi wisata, pengelolaan dan pelayanan pajak daerah, serta peningkatan kualitas pendidikan.


Baca Juga : Anies Pamer Prestasi Pemprov dalam Rapat Paripurna HUT DKI

"Pembiayaan daerah sebesar Rp17,43 triliun untuk penerimaan dan Rp ,51 triliun dalam pengeluaraan khususnya untuk penyertaan modal kepada PD Pasar Jaya, PD Pal Jaya, PD Dharma Jaya, PD Pembangunan Sarana Jaya, PT Food Station Tjipinang, PT Jakarta Propertindo, dan PT MRT," ujarnya.

Ia menambahkan, belanja dan pembiayaan APBD tahun anggaran 2018 tersebut, diperoleh Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Pemprov DKI Jakarta Tahun 2018 sebesar Rp9,75 triliun.

"Alhamdulillah berkat doa dan kerja keras kita bersama, hasil audit atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2018, BPK memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," ujarnya.


Baca Juga : Upacara HUT Ke-492 DKI, Anies Bahas 'Wajah Baru Jakarta'

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini