nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Desa di Sarmi Terdampak Gempa, Gereja hingga Jembatan Rusak

Antara, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 01:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 24 340 2070411 4-desa-di-sarmi-terdampak-gempa-gereja-hingga-jembatan-rusak-a8nPGUjkcN.JPG Reruntuhan bangunan rumah akibat gempa di Kabupaten Sarmi, Papua (Foto: Antaranews)

JAYAPURA - Komandan Kodim (Dandim) 1712/Sarmi Letkol Infanteri Lamberth Jerry Mailoa menyebut terdapat empat kampung di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, yang dilaporkan rusak akibat terdampak gempa bermagnitudo 6,3 pada Kamis 20 Juni 2019 lalu.

Keempat kampung itu yakni Kampung Togonfo (Distrik Ismari), Kampung Munukania (Distrik Sarmi Selatan), Kampung Syoremania dan Kampung Wamariri (Distrik Apawer Hulu), Kabupaten Sarmi. Menurut dia, laporan tersebut baru diterima pada sore hari tadi dikarenakan jauhnya lokasi dan transportasi serta jaringan komunikasi yang sulit.

"Berdasarkan informasi yang diterima dari Babinsa Koramil 1712-07/Pantai Barat kepada Danramil 1712-07/Pantai Barat terdapat kerusakan rumah dan fasilitas lain di Distrik Apawer Hulu, tepatnya Kampung Syoremania antara lain 1 unit rumah rusak berat, 5 unit rumah rusak ringan, 1 bangunan gereja Adven rusak ringan, dan 1 jembatan kayu Kali Verkame ikut terdampak atau rusak," katanya, Senin (24/6/2019).

Lalu, lanjut dia, masih di Distrik Apawer Hulu tepatnya di Kampung Wamariri juga dilaporkan ada 1 unit rumah rusak berat, 1 unit rumah rusak ringan atau dindingnya retak, 1 gedung SD Inpres semi permanen rusak ringan. "Untuk laporan jiwa, hingga kini nihil. Semoga tidak ada," ujar dia.

Bangunan Rumah di Sarmi Rusak

Terkait laporan kerusakan tersebut, Letkol Lamberth mengaku telah berkoordinasi dengan BPBD setempat dan melaporkan hal itu ke jajaran Kodam XVII/Cenderawasih. "Hal ini kami sudah sampaikan kepada pimpinan, terutama ke BPBD setempat dan Bupati Sarmi agar ada tindaklanjut," tuturnya.

Sebelumnya, Kampung Togonfo, Distrik Ismari dan Kampung Munukania, Distrik Sarmi Selatan dilaporkan sebanyak 30-an rumah dan juga gedung gereja serta sekolah rusak ringan dan berat akibat gempa tersebut. Hal ini juga menyebabkan puluhan KK atau ratusan warga kedua kampung mengungsi hingga ke Sarmi Kota, Kabupaten Sarmi, Papua.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini