BPN Ingatkan Hakim MK soal Pertanggungjawaban kepada Tuhan

Antara, · Selasa 25 Juni 2019 03:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 24 605 2070424 bpn-ingatkan-hakim-mk-soal-pertanggungjawaban-kepada-tuhan-moCc2OROPh.jpg Jubir BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menghormati keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memajukan jadwal pembacaan putusan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), menjadi Kamis 27 Juni 2019 mendatang.

"Itu haknya MK, untuk maksimal tanggal 28 Juni, dan kami tentu menghormati," kata Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, dikutip dari Antaranews, Senin (24/6/2019).

Andre enggan berburuk sangka mengapa keputusan tidak dibacakan pada hari Jumat 28 Juni 2019, karena MK memiliki alasan bahwa dibacakannya putusan karena hasilnya sudah selesai.

Namun dia mengingatkan bahwa putusan hakim MK dipertanggungjawabkan bukan hanya kepada seluruh masyarakat Indonesia, melainkan juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

"Putusan yang mulia hakim bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada seluruh rakyat Indonesia tapi juga akan dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT, Tuhan yang maha esa. Jangan lupa kata-kata itu," ujarnya.

Sidang Sengketa Pilpres di MK

Selain itu, Andre meminta agar pengamanan sidang putusan MK tidak dilakukan secara berlebihan, karena BPN telah mengimbau kepada pendukung Prabowo-Sandi agar tidak melakukan aksi turun ke jalan pada hari pembacaan putusan.

Sebelumnya, MK memajukan jadwal pembacaan putusan untuk perkara perselisihan hasil pemilihan presiden dan wakil presiden (sengketa Pilpres) 2019, yang semula dijadwalkan pada Jumat 28 Juni 2019 menjadi Kamis atau maju sehari.

"Iya betul, sidang pembacaan putusan dimajukan pada Kamis 27 Juni 2019 pukul 12.30 WIB," kata Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Dalam Negeri MK, Fajar Laksono Soeroso.

Menurutnya, tidak ada alasan khusus mengapa jadwal pembacaan putusan ini dipercepat.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini