nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bea Cukai Langsa Musnahkan Rokok dan Kosmetik Ilegal Senilai Hampir Rp1 Miliar

Rabu 26 Juni 2019 11:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 26 1 2071033 bea-cukai-langsa-musnahkan-rokok-dan-kosmetik-ilegal-senilai-hampir-rp1-miliar-i2tyzYVEo1.jpg Foto: Dirjen Bea Cukai

LANGSA – Bea Cukai Kuala Langsa memusnahkan barang milik negara hasil pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai di Lapangan Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Aceh pada Selasa pada Selasa 25 Juni 2019. Barang-barang yang dimusnahkan berupa 177.888 batang rokok, 69.282 produk kosmetika berbagai merek, 98 kaleng bahan baku kosmetik, dan 2 karton kosmetik lainnya. Nilai barang yang dimusnahkan tersebut sebesar Rp955.000.000.

“Rokok yang kami musnahkan merupakan hasil penindakan atas pelanggaran Undang-Undang Cukai nomor 11 Tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 39 tahun 2007 dengan jenis pelanggaran antara lain rokok tanpa pita cukai, rokok dilekati pita cukai palsu, rokok dilekati pita cukai bekas, dan pita cukai yang tidak sesuai peruntukannya. Rokok-rokok tersebut ditegah dari toko yang berada di wilayah pengawasan Bea Cukai Kuala Langsa, meliputi Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tenggara, dan Blangkejeren. Selain dari toko, tim operasi cukai Bea Cukai Kuala Langsa juga melakukan penindakan atas rokok yang dibawa oleh bus antar kota,” jelas Kepala Kantor Bea Cukai Kuala Langsa, Mochamad Syuhadak.

Masih menurut Syuhadak, beberapa jenis kosmetik dan bahan baku pembuat kosmetik yang dimusnahkan juga merupakan hasil penindakan atas pelanggaran Undang-Undang Kepabeanan nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 17 tahun 2006 dengan jenis pelanggaran tidak memenuhi persyaratan perijinan impor dari instansi terkait sehingga kosmetik tersebut tidak aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

Dia pun menjelaskan kronologi penindakan tersebut. “Penindakan dilakukan oleh tim patroli darat Bea Cukai Kuala Langsa pada Jumat, 2 Maret 2018 sekitar pukul 01.30 WIB terhadap sebuah truk bermuatan barang-barang ilegal yang sebelumnya barang-barang tersebut diangkut oleh kapal kayu dari luar daerah pabean. Nilainya ditaksir mencapai ratusan jutaan rupiah dan diduga berasal dari China,” ujarnya.

Kegiatan pemusnahan barang milik negara ini menurutnya merupakan komitmen Bea Cukai Kuala Langsa untuk menekan peredaran barang-barang ilegal yang melanggar aturan di bidang kepabeanan dan cukai. “Dengan adanya penindakan terhadap rokok dan barang kosmetik terebut di atas, diharapkan masyarakat tidak membeli rokok ilegal yang ada di peredaran dan jika mengetahui pelanggaran tersebut segera melaporkannya ke Kantor Bea Cukai terdekat. Hal ini dikarenakan hasil pungutan cukai merupakan salah satu unsur terbesar penerimaan negara selain pajak yang digunakan sepenuhnya untuk pembangunan,” tegasnya.

Di samping itu, dia juga berharap kepada pelaku usaha maupun masyarakat agar tidak melakukan tindakan penyelundupan dan/atau membeli barang hasil penyelundupan sebagai bentuk partisipasi warga negara untuk berupaya melindungi industri dalam negeri, melindungi masyarakat dan lingkungannya dari penyakit yang diakibatkan adanya importasi kosmetik, bahan baku kosmetik lainnya serta meningkatkan daya saing industri dalam negeri dan mendongkrak penerimaan negara dari sektor bea masuk dan pajak.

Hal ini sejalan dengan salah satu fungsi Bea Cukai sebagai community protector yaitu melindungi masyarakat dari masuknya barang-barang berbahaya dan juga sebagai momentum untuk melakukan “Operasi Gempur tahun 2019”, dengan target tingkat rokok ilegal dapat turun menjadi 3% yang sebelumnya pada tahun 2018 tingkat peredaran rokok ilegal berada pada angka 7%. Sehingga pada akhirnya diharapkan dengan adanya kegiatan pengawasan secara terus menerus serta dukungan dari masyarakat dapat menuju sesuai slogan Bea Cukai yang Makin Baik.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini