nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Imigran Asing Bisa Sekolah di Pekanbaru, Tapi Harus Bisa Bahasa Indonesia

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Kamis 27 Juni 2019 14:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 27 65 2071601 anak-imigran-asing-bisa-sekolah-di-pekanbaru-tapi-harus-bisa-bahasa-indonesia-IPXoCvgQOp.jpg Ilustrasi Imigran (Foto: Reuters)

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, Riau berencana menerima anak imigran untuk bersekolah pada tahun ini. Saat ini ada 286 anak imigran dari berbagai negara sudah lama menetap di Kota Bertuah-julukan Pekanbaru untuk sekolah dan berbaur dengan anak-anak Indonesia.

Kepala Dinas Kota Pekanbaru, Abdul Jamal mengatakan, dari 286 itu nantinya akan diseleksi siapa yang akan diterima bersekolah di Pekanbaru. Nantinya mereka yang diterima masuk sekolah merupakan anak yang lolos dengan berbagai persyaratan.

Baca Juga: 500 Sekolah di Malaysia Diliburkan hingga Kamis

"Dari pendataan kita ada 110 anak imigran yang usianya duduk di bangku sekolah dasar. Diperkirakan hanya ada 50 sampai 60 anak yang diterima," ucap Jamal kepada Okezone Kamis (27/6/2019).

Syarat utama untuk diterimanya anak imigran bersekolah di Pekanbaru adalah harus pandai berbahasa Indonesia. Ini karena tidak ada perlakuan khusus bagi anak anak imigran.

Baca Juga: Sistem Zonasi Harus Perhatikan Infrastruktur Sekolah

"Mereka harus tahu bahasa Indonesia. Karena tenaga pengajarnya berbahasa Indonesia. Jadi tidak ada guru yang mengajar dengan bahasa dari negara asal mereka," imbuhnya.

Dia mengatakan, secara budaya dan agama, Riau merupakan daerah yang kental Melayu dan Islam. Ini tidak beda jauh dengan anak anak imigran yang mayoritas beragama Islam seperti Afganistan, Iran, Bangladesh dan Irak.

"Saya rasa mereka bisa beradatrasi dengan anak anak di Indonesia. Kita terima mereka karena kita memiliki rasa empati kepada mereka. Kasihan kalau anak anak imigran yang bersatus pengungsi tidak bersekolah," imbuhnya.

Dia menyebut saat ini jumlah pengungsi di Pekanbaru berjumlah 1028. Mereka ditampung diberbagai tempat di Pekanbaru. "Untuk yang dewasa laki laki sudah dibekali keahlian memperbaiki elektronik, untuk yang dewasa wanita sudah diajari keterampilan memasak. Jadi kasihan anak anaknya tidak ada kegiatan. Untungnya anak imigran kan bisa berbahasa Inggris, jadi mereka bisa mengajar kepada anak anak di Pekanbaru berbahasa Ingris dengan mereka," ujarnya.

Untuk hal ini pihak Pemkot Pekanbaru sudah melakukan komunikasi dengan Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) dan Kementerian Hukum dan HAM. "Kita juga sudah belajar dari Medan. Karena di sana sudah sejak tahun lalu sudah menerima anak-anak imigran bersekolah," tukasnya.

Kota Pekanbaru merupakan salah satu tempat terbanyak menampung imigran. Ini karena secara geografis, Riau merupakan daerah terdekat dengan dua negara negara tetangga Malaysia dan Singapura. Dari dua negara jiran, para imigran berlayar dari Selat Malaka ke Indonesia untuk mencari suaka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini