nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bima Arya Cek Dugaan Manipulasi Data Kependudukan Terkait PPDB di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Sabtu 29 Juni 2019 05:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 29 65 2072440 bima-arya-cek-dugaan-manipulasi-data-kependudukan-terkait-ppdb-di-bogor-3Mp0IVTYQW.jpg Walkot Bogor Bima Arya saat sidak data kependudukan terkait PPDB (Putra/Okezone)

BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan sidak ke rumah warga yang diduga memanipulasi data kependudukan untuk sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA di Kelurahan Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

"Kita menerima aduan dari warga sejak seminggu lebih yang menyampaikan dugaan manipulasi domisili karena menurut warga mereka tau sebagai orang tua siswa bahwa anak-anak itu tidak tinggal disitu," kata Bima, Jumat (28/6/2019) malam.

Dari Ketua RT setempat, didapati keterangan bahwa ketiga anak tersebut bukan berdomisili di wilayah setempat. Melainkan hanya menumpang nama dalam data kependudukan kartu keluarga (KK).

 Cek data PPDB

"Ada tiga alamat yang menjadi alamat titipan. Tadi indikasinya sangat kuat bahwa anak anak itu tidak tinggal disitu. Kita ingin telusuri rangkaiannya bagaimana akhirnya alamat-alamat itu digunakan, kemungkinan ada manipulasi," ungkap Bima.

Jika nantinya terbukti melakukan manipulasi atau kecurangan administrasi, Bima akan melaporkan kepada panitia PPDB 2019 tingkat SMA dalam hal ini Provinsi Jawa Barat untuk mendiskualifikasi.

(Baca juga: Kemendikbud Diminta Kaji Kembali Penerapan Sistem Zonasi PPDB)

"Nanti kita lihat secara, administratif harus didiskualifikasi. Tapi kalau pidana harus diproses kalau ada pemalsuan data kependudukan. Enggak bisa pindah sana pindah sini, ada prosesnya semua, bisa merugikan anak-anak yang lain," tandasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini