nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cari Helikopter TNI AD, Tim SAR Gabungan Sisir 2 Gunung Sekaligus

Antara, Jurnalis · Minggu 30 Juni 2019 11:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 30 340 2072775 cari-helikopter-tni-ad-tim-sar-gabungan-sisir-2-gunung-sekaligus-pO2iNEkXIU.JPG Tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi pencarian helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang kontak (Foto: Antaranews)

JAYAPURA - Tim SAR gabungan dari Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua yang melakukan pencarian melalui jalur darat menyisir dua gunung yakni Gunung Mol dan Gunung Aprok untuk mencari helikopter MI-17 milik TNI AD yang hilang kontak.

Wakapendam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi di Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (30/6/2019) membenarkan jika tim SAR darat sudah bergerak menyisir dua gunung tersebut.

"Pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIT sudah bergerak dengan kekuatan sekitar 26 orang ke Distrik Oksop dengan tujuan menyisir Gunung Mol dan Gunung Aprok," kata Letkol Sianturi, seperti disitat dari laman Antaranews.

Berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat setempat, kata dia, daerah yang akan disisir oleh Tim SAR darat merupakan wilayah yang tidak pernah dilewati warga. Karenanya, lanjut dia, untuk menghormati budaya setempat, tim telah meminta izin kepada masyarakat adat.

"Kita bersama warga sudah melakukan syukuran karena titik yang akan dituju belum pernah dilewati masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Helikopter MI-17 milik Penerbad TNI AD hilang kontak sesaat lepas landas dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura.

Tim SAR Gabungan

"Pesawat tersebut dilaporkan membawa 12 orang terdiri dari tujuh crew dan lima personel Satgas Yonif 725/Wrg yang akan melaksanakan pergantian Pos," kata Kapendam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf. Muhammad Aidi.

Helikopter tersebut, lanjut Aidi, tengah melakukan misi pendorongan logistik (Dorlog) ke Pos Udara Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Distrik Okbibab.

Bertolak dari distrik Okbibab, penerbangan dilanjutkan ke Bandara Oksibil untuk pengisian bahan bakar.

"Pada pukul 11.44 WIT Heli MI-17 take off dari Bandara Oksibil menuju Sentani. Sesuai perkiraan ekstimasi waktu seharusnya Heli MI-17 mendarat di Sentani pukul 13.11 WIT namun sampai dengan saat ini belum ada komunikasi ataupun berita tentang keberadaan Heli tersebut," ujar dia.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini