nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemkot Pekanbaru Buka PPDB Anak Imigran, Rudenim Tak Beri Izin

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Senin 01 Juli 2019 21:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 01 65 2073340 pemkot-pekanbaru-buka-ppdb-anak-imigran-rudenim-tak-beri-izin-bhxsUBI1jO.jpg Ilustrasi Imigran (Foto: Okezone)

PEKANBARU - Pemkot Pekanbaru merencakan membuka pendaftaran untuk anak anak imigran di Pekanbaru, Riau. Namun pihak imigrasi menegaskan, ratusan anak imigran dari berbagai negara itu tidak diizinkan karena berbagai hal.

Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru Junior Sigalingging mengatakan, bahwa alasan utama mereka tidak bisa menimba ilmu pendidikan karena tidak sampai saat ini tidak regulasi yang memperbolehkannya.

"Terkait rencana Pemkot Pekanbaru dalam hal ini dinas pendidikan untuk menerima peserta didik dari imigran, saya tegaskan belum boleh karena belum ada regulasi yang mengaturnya. Tapi jika sudah ada kita tinggal mengikuti saja," kata Junior Sigalingging Senin (1/7/2019).

Baca Juga: Anak Imigran Asing Bisa Sekolah di Pekanbaru, Tapi Harus Bisa Bahasa Indonesia

Terkait rencana Pemkot Pekanbaru yang membuka peluang bagi anak imigran untuk bersekolah di SD Negeri, Junior menegaskan sudah mengetahuinya. Namun dia menegaskan bahwa semua itu baru batas wacana, belum ada kesepakatan.

"Memang ada wacana dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru untuk anak anak imigrasi tentang di mana saja mereka bisa diterima. Tadi saya sudah bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Pak Jamal terkait hal itu dan sudah saya terangkan terkait aturannya. Kemudian sejauh ini Dinas Pendidikan hanya mendata (anak anak imigran yang mau bersekolah). Intinya memang sudah ada kesiapan dari pemerintah kota. Tetapi sebelum ada peraturan (anak imigran bersekolah) belum bisa kita lakukan," tegasnya.

Baca Juga: 500 Sekolah di Malaysia Diliburkan hingga Kamis

Sebelumnya Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru merencanakan akan menerima siswa dari anak imigran di PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) 2019-2010. Dari 285 anak imigran, paling banyak diterima sebanyak 60 orang. Syarat utama untuk diterimanya anak imigran bersekolah di Pekanbaru, adalah harus bisa berbahasa Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan Pemkot Pekanbaru, Jamal mengatakan jika mereka diterima, semua curikulum anak imigran akan dengan anak anak sekolah di Pekanbaru. Sudah ada 12 SD Negeri yang siap menampung mereka.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini