nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Bandit Spesialis Bobol Minimarket Lintas Provinsi Ditangkap Polisi

Kuntadi, Jurnalis · Selasa 02 Juli 2019 18:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 02 510 2073630 3-bandit-spesialis-bobol-minimarket-lintas-provinsi-ditangkap-polisi-ZPRG9UdLxo.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SLEMAN - Tiga kawanan pencuri spesialis toko berjejaring dibekuk oleh Satreskrim Polres Sleman, DIY. Satu tersangka lainnya berhasil kabur dan ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Setidaknya mereka telah melakukan pencurian di 18 lokasi di DIY, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

“Ada tiga tersangka yang diamankan dan satu DPO dalam kasus pencurian spesialis toko minimarket berjejaring,” jelas Kaurbinops Satreskrim Polres Sleman, Iptu Bowo Susilo di Mapolres Sleman, Selasa (2/7/2019).

Mereka adalah NK (38) warga Kampung Priok, Tangerang, Banten, AS (43) Pakas Kemis, Tangerang dan HS (31) warga Tambun, Bekasi. Satu tersangka lagi dengan inisial Pa buron.

Terungkapnya kasus pencurian kasus ini berawal dari laporan pencurian di Toko Alfamart di wilayah Berbah Sleman, pada 25 April lalu. Dari tempat ini pelaku membawa kabur rokok dan susu dengan nilai kerugian mencapai lebih dari Rp26 juta. Berbekal laporan ini petugas melakukan penyelidikan dan mengarah kepada keterlibatan pelaku. Hingga akhirnya mereka berhasil diamankan di Lembang, Bandung, Jawa Barat pada 19 Juni lalu.

“Modus mereka ini datang bersama kemudian mencongkel dan menggunting gembok untuk masuk ke dalam toko," jelasnya.

 Pencurian

Selain mengamankan ketiga tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa satu buah mobil Toyota Avansa yang dirental untuk operasional, gunting potong, linggis lima buah dan beberapa karung. Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

“Kita masih melakukan pengejaran untuk mengungkap PA yang masih buron,” sambungnya.

Dalam setiap aksi, komplotan ini berangkat bersama dari Bekasi. Dengan acak mereka menentukan sasaran di jalanan. Mereka juga berbagi peran, dalam setiap aksinya. Setiap hasil kejahatan kemudian dijual dan uangnya dibagi.

Tersangka HS mengaku, melakukan aksi pencurian sejak bulan Maret lalu. Mobil yang dibawa di rental oleh Pa, yang kemudian dikemudikan NK dari Bekasi tujuan Yogyakarta. Dalam perjalanan ini mereka telah mebobol lima toko dengan bagian masing-masing Rp20 juta.

“(Mencuri) untuk keperluan sehari-hari,” jelasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini