nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

E-Commerce Berkembang Pesat, UNPAR Bekali Mahasiswa Lewat Program Bisnis Digital

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Selasa 02 Juli 2019 13:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 02 65 2073591 e-commerce-berkembang-pesat-unpar-bekali-mahasiswa-lewat-program-bisnis-digital-Jhtee7vsq1.jpg Spesial Dialog Okezone bersama Kaprodi Ilmu Administrasi Bisnis UNPAR (Foto: Okezone)

JAKARTA - Perkembangan teknologi telah memunculkan gejolak besar dalam dunia bisnis. Sebab pelan-pelan semua pelaku usaha beralih ke pemasaran dan transaksi digital. Menyikapi hal tersebut, Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) bergerak cepat menyiapkan semua peserta didiknya lewat program pendidikan Bisnis Digital.

"Perkembangan bisnis sangat pesat khususnya e-commerce, cara berbisnis sudah berubah. Oleh karena itu kami memikirkan bagaimana alumni di tempat kami siap," ujar Kaprodi Ilmu Administasi Bisnis UNPAR, Margaretha Banowati Talim kepada Okezone beberapa waktu lalu.

UNPAR telah menyiapkan kurikulum Bisnis Digital secara matang. Komposisi kurikulum tersebut yakni 60 persen praktik dan 40 persen teori. Lewat kurikulum yang disusun UNPAR, pada tahap awal mahasiswa dibekali ilmu seputar aspek-aspek fondasi. "Seperti fungsi-fungsi bisnis apa saja yang harus mereka kuasai, itu diberikan di awal," ucapnya.

Pada fase berikutnya semua peserta didik mulai masuk ke aspek khusus. "Fase kedua mulai masuk ke khususan, yakni senjata-senjata apa saja yang nanti mereka perlukan untuk mengelola sebuah bisnis atau membangun suatu bisnis," jelas Margeretha.

Kemudian di sela semua pelajaran itu, para mahasiswa dibekali ilmu etika berbisnis dan aspek kontekstual lainnya. "Sambil (Red. aspek fondasi dan kekhususan) berjalan, yang tak bisa berhenti itu adalah aspek-aspek kontekstual seperti etika berbisnis, kemudian bagaimana pemikiran-pemikiran logis, mata kuliah-mata kuliah umum, itu semua jadi pelengkap agar bisa mahasiswa jadi pebisnis yang bijaksana dan mumpuni, bukan pebisnis yang mengambil keputusan asal-asalan," jelas Margertha.

Lalu di tahap berikutnya para mahasiswa akan dipisahkan sesuai minat masing-masing, yakni apakah melanjutkan di ilmu bidang General Bisnis atau ilmu Bisnis Digital. "Jadi nanti ada pemisahan, sebagian mahasiswa yang memilih General Bisnis itu diberi satu kelompok mata kuliah. Kemudian yang memilih Bisnis Digitral nanti diberikan konten-koten bisnis digital secara khusus," katanya.

Di ujung pendidikan, mahasiswa diberikan kesempatan untuk memilih salah satu di antara magang atau mengikuti praktek menjalankan proyek bisnis. Sedangkan bagi yang mengikuti pratek di akhir pendidikan akan diikutkan membangun suatu proyek bisnis.

"Untuk magang belajar dari perusahaan yang ada tentang bagamana mengelola bisnis yang sudah berjalan," ucap Margaretha.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini