nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Obat Nyamuk dari Kotoran Kerbau Ciptaan Mahasiswa UNS Raih Emas di Jepang

Agregasi Solopos, Jurnalis · Kamis 04 Juli 2019 14:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 04 65 2074583 obat-nyamuk-dari-kotoran-kerbau-ciptaan-mahasiswa-uns-raih-emas-di-jepang-4IbGVhugbC.jpg Foto: Ndtv

SOLO – Sebanyak lima mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo berhasil meraih emas pada kompetisi internasional Japan Design, Idea & Invention Expo di Tokyo Washington Hotel, Tokyo, Jepang.

"Pada kompetisi ini kami mengikutsertakan ciptaan kami yang namanya Bongi, yaitu pembunuh nyamuk yang terbuat dari kotoran kerbau. Kami buat dalam bentuk spray," kata salah satu mahasiswa Sofia Oka Rodiana yang berasal dari Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) di Solo, Kamis (4/7/2019).

 Baca Juga: Alumni UNS Bakal Berjuang Jadikan Kampus Nomor 1

Dia mengatakan nama Bongi merupakan kependekan dari Bahasa Jawa, yaitu "Kebo Wangi".

“Branding ini menggambarkan bahwa produk yang kami buat berasal dari kotoran kerbau atau dalam bahasa Jawa disebut dengan keo", katanya.

Dia mengatakan ide menciptakan produk tersebut berawal saat salah satu dari kelima mahasiswa tersebut yang bernama Rizhal Akbar Jaya Pratama melihat banyaknya kotoran kerbau yang tidak dimanfaatkan.

"Saat melakukan praktikum di Karanganyar saya melihat kotoran kerbau tak termanfaatkan oleh masyarakat. Sejauh ini kotoran kerbau baru dimanfaatkan sebagai pupuk organik atau pupuk kandang," kata Rizhal.

 Baca Juga: Menang Diplomasi, Mahasiswa UNS Sabet Penghargaan di Paris

Oleh karena itu, Rizhal berpikir untuk menyulap kotoran tersebut menjadi sesuatu yang lebih bernilai untuk memberdayakan masyarakat, khususnya masyarakat Karanganyar.

Dia berharap inovasi tersebut dapat menjadi motor penggerak penelitian mahasiswa yang lain.

"Selanjutnya kami bisa melakukan publikasi jurnal internasional," katanya.

Selain Sofia dan Rizhal, tiga mahasiswa lain yang ikut menciptakan produk tersebut yaitu Nor Isnaeni Dwi Arista, Rahma Amira Zhalzabila, dan Hifqi Himawan

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini