nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perintahkan Pembunuhan untuk Nikahi Istri Pegawai, "Raja Dosa" India Divonis Seumur Hidup

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 10 Juli 2019 17:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 10 18 2077173 perintahkan-pembunuhan-untuk-nikahi-istri-pegawai-raja-dosa-india-divonis-seumur-hidup-Inb5SQbnOu.jpg Foto Rajagopal di buku menu Saravana Bhavan. (Foto: AFP)

NEW DELHI – Pengusaha waralaba restoran terkenal di India akan menghadapi hukuman seumur hidup atas kasus pembunuhan terhadap salah satu karyawannya pada 2001. P. Rajagopal memerintahkan pembunuhan terhadap karyawannya itu karena dia ingin menikahi istri pria itu.

Pria berusia 71 tahun itu telah berusaha menghindari hukuman penjara sejak divonis pada 2009, tetapi pada Selasa, permohonan terakhirnya atas dasar kesehatan telah ditolak pengadilan.

Rajagopal adalah pemilik waralaba restoran global, Saravana Bhavan yang memiliki 80 cabang di seluruh dunia, termasuk di New York, London dan Sydney, dan memiliki ribuan karyawan. Dia mendapat julukan “raja dosa” dari nama hidangan India yang disajikan di restorannya.

Diwartakan BBC, taipan restoran itu bertekad untuk menikahi istri dari salah satu karyawannya, berdasarkan saran dari seorang peramal.

"Dia terobsesi dengan wanita itu," kata D Suresh Kumar, seorang jurnalis lokal, kepada kantor berita AFP.

Pada 2001, ketika suaminya hilang, perempuan itu mengajukan pengaduan polisi terhadap Rajagopal. Jasad suaminya kemudian ditemukan di hutan dan polisi memastikan bahwa dia telah dicekik.

Rajagopal terlibat skandal pada 2003 setelah mencoba menyuap perempuan tersebut dan mengintimidasi keluarganya, termasuk dengan menyerang saudaranya.

Pengadilan lokal pertama kali memvonis Rajagopal pada 2004 dan menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara. Namun, hukuman tersebut meningkat menjadi penjara seumur hidup setelah kasus itu disidangkan di Pengadilan Tinggi Chennai pada 2009.

Pada Maret, hukuman atas pembunuhan itu ditegaskan oleh Mahkamah Agung India.

Ketika permohonan terakhirnya atas alasan medis ditolak pada Selasa, ia menyerahkan diri di pengadilan di Chennai.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini